Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pelatihan Bahasa Inggris dalam meningkatkan kinerja dan produktivitas karyawan. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya tuntutan globalisasi yang menuntut karyawan memiliki kemampuan komunikasi internasional untuk mendukung kelancaran proses bisnis. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 150 karyawan yang telah mengikuti pelatihan Bahasa Inggris, dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan Bahasa Inggris berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, serta berdampak langsung dan tidak langsung terhadap produktivitas melalui variabel kinerja. Koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa pelatihan bahasa Inggris memberikan kontribusi sebesar 31,3% terhadap kinerja, sedangkan pengaruh gabungan pelatihan dan kinerja terhadap produktivitas mencapai 58,9%. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan kompetensi bahasa Inggris karyawan dapat meningkatkan kualitas kerja, efisiensi, dan pencapaian target organisasi. Penelitian ini merekomendasikan agar perusahaan menjadikan pelatihan Bahasa Inggris sebagai program pengembangan kompetensi berkelanjutan untuk mendukung daya saing global. Implikasi praktis penelitian ini adalah perlunya perusahaan mengintegrasikan pelatihan bahasa dalam strategi pengembangan sumber daya manusia untuk menciptakan karyawan yang adaptif, produktif, dan siap menghadapi tantangan global.