Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Reforma Agraria Untuk Keaamanan Bermukim Yang Adil Di Kampung Dukuh Kupang Barat Kota Surabaya Annisa Aufani Azzahra; Nadhir Salahuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i1.6051

Abstract

Dukuh Kupang Barat adalah pemukiman padat penduduk di kota Surabaya yang menghadapi tantangan besar, terutama status hukum tanah yang tidak jelas dan kerentanan masyarakat terhadap penggusuran. Reforma agraria diadopsi sebagai pendekatan pemberdayaan masyarakat dalam rangka mempromosikan keadilan dan menjamin keamanan perumahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman warga tentang reforma agraria, memperkuat kelembagaan lokal, dan membangun solidaritas sosial di masyarakat. Penelitian menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), yang diimplementasikan melalui sosialisasi, pemetaan partisipatif, diskusi kelompok terfokus, dan pendampingan advokasi. Temuan ini mengungkapkan bahwa warga memperoleh pengetahuan baru tentang hak atas tanah, membentuk kelompok reforma agraria lokal, dan mengembangkan kesadaran yang lebih besar akan pentingnya legalitas tanah. Selanjutnya, terjadi pergeseran sikap sosial, dari saling curiga awal menjadi saling percaya yang lebih kuat. Program ini telah berkontribusi untuk meningkatkan rasa aman perumahan penduduk dan telah memperkuat daya tawar mereka dalam perjuangan hak atas tanah.
Kepemimpinan Kolektif Untuk Perubahan Sosial Di Wilayah Rural Advina Salas Kusniawati; Nadhir Salahuddin
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 6 (2025): November
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v3i6.7138

Abstract

Masyarakat desa seringkali memiliki potensi lokal yang besar namun belum dimanfaatkan secara optimal akibat pola pikir yang pasif dan bergantung pada pihak luar. Kondisi ini juga terjadi di Desa Pocol, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, di mana komoditas melimpah tetapi belum dikelola secara produktif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendorong perubahan sosial melalui penerapan kebijakan kolektif dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Metode ABCD dilaksanakan melalui lima tahapan: Discovery, Dream, Design, Define, dan Destiny, dengan melibatkan masyarakat aktif dalam setiap proses. Temuan menunjukkan adanya perubahan signifikan pada pola pikir ibu-ibu dari pasif menjadi aktif, ditandai dengan keterlibatan mereka dalam pemetaan aset, perumusan mimpi kolektif, serta pelatihan produksi olahan singkong bernilai ekonomi. Selain itu, praktik kepemimpinan kolektif dalam tim mahasiswa KKN memperkuat kerjasama, komunikasi terbuka, dan mendistribusikan tanggung jawab yang setara, sehingga mampu menjadi penggerak perubahan sosial di wilayah pedesaan. Program ini membuktikan bahwa kepemimpinan kolektif berbasis aset lokal dapat menciptakan kesadaran kolektif dan mendorong kemandirian masyarakat desa secara berkelanjutan.