Age, Gerry Novandika
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBANGUNAN SOSIAL PADA PENATAAN KAMPUNG KOTA STUDI KASUS KAMPUNG AKUARIUM PENJARINGAN JAKARTA Age, Gerry Novandika
EMPATI: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 10 No. 2 (2021): Empati Edisi Desember 2021
Publisher : Social Welfare Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/empati.v10i2.20414

Abstract

Abstract. The Development perspective that is trapped in sectoral development and oriented towards economic development is in fact largely unable to solve problems in society directly. The majority of settlement arrangements for the urban kampong settlements are carried out by displacing or relocating the settlements which then creates new problems in the community. In the case of the construction of Kampung Aquarium in Penjaringan, D.K.I Jakarta tried to carry out development from the prespective of social development. This study describes the development in urban Kampong arrangement, especially the D.K.I Jakarta Kampung Aquarium by using the concept of social development by describing three elements in the concept, namely structure, culture, and process with an academic text that aims to provide a reference to stakeholders trying as an option in appearance.  The method used in this research is a qualitative approach with descriptive explanations by describing case studies on the three elements of social development. The results of this study conclude that the three elements of social development cannot be separated because they are interrelated. Then by using the concept of social development that is applied to the Kampung Akuarium, it can prove that the arrangement of urban village settlements can be completed humanely based on the needs of the community as a goal. As well as in practice the community or residents who live in Urban Kampong are involved in the development planning process up the implementation of development so that the implementation of development can be directly felt by the community.Keywords: Social Development; Urban Kampung Development; Kampung Akuarium; Participation in Development.Abstrak. Perspektif pembangunan yang terjebak dalam pembangunan sektoral dan berorientasi pada pembangunan ekonomi nyatanya sebagian besar tidak dapat menyelasaikan permasalahan dalam masyarakat secara langsung. Penataan permukiman kampung kota mayoritas pelaksanaanya dengan menggusur ataupun merelokasi permukiman yang kemudian melahirkan permasalahan baru pada masyarakat. Pada kasus pembangunan Kampung Akuarium di Penjaringan DKI Jakarta mencoba melaksanakan pembangunan pada perspektif pembangunan sosial. Penelitian ini menjelaskan pembangunan pada penataan kampung kota khususnya Kampung Akuarium DKI Jakarta dengan menggunakan konsep pembangunan sosial dengan menjabarkan tiga elemen pada konsep tersebut yaitu struktur, kultur, dan proses dengan naskah akademis yang bertujuan untuk mencoba memberikan referensi kepada para stakeholder perkotaan sebagai opsi dalam penataan permukiman. Metode yang digunakan pada penelitian ini dengan pendekatan kualitatif dengan penjelasan secara deskriptif dengan menggambarkan studi kasus pada ketiga elemen pembangunan sosial tersebut. Pada hasilnya penelitian ini menyimpulkan bahwa ketiga elemen pada pembangunan sosial tidak dapat dipisahkan karena saling berkaitan. Kemudian dengan menggunakan konsep pembangunan sosial yang diterapkan pada Kampung Akuarium dapat membuktikan bahwa penataan permukiman kampung kota dapat diselesaikan secara manusiawi dengan melandasi kebutuhan masyarakat sebagai tujuan. Serta dalam praktiknya masyarakat atau warga yang bermukim pada kampung kota diikut sertakan dalam proses perencanaan pembangunan sampai pada pelaksanaan pembangunan sehingga pelaksanaan pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakatnya.   Kata kunci: Pembangunan Sosial; Pembangunan Kampung Kota; Kampung Akuarium; Partisipasi Pembangunan.