Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Visualisasi social construction of technology: Studi bibliometrik 25 tahun terakhir Dini, Adrianus; Adfaisala, Fadlillah Syaikhani; Nadhirani, Kiyana Aqilla; Hafifah, Nurul Putri; Ardyani, Thiram
Comdent: Communication Student Journal Vol 3, No 1 (2025): Mei 2025 - Oktober 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v3i1.62778

Abstract

Latar Belakang: Pada era industri 4.0 dan disertai dengan perubahan digital, perkembangan teknologi dan masyarakat, SCOT (Social Construction of Technology) menawarkan konsep yang garis besarnya lebih menekankan pada pengertian bahwa teknologi bukan semata-mata hasil inovasi teknis, tetapi lebih merupakan suatu pemikiran sosial yang lahir dari berbagai sosial grup yang memiliki kepentingan secara bersama. Tujuan: Penelitian ini berpeluang untuk mendalami tren terbaru SCOT Research dalam periode waktu 25 tahun terakhir dengan memanfaatkan analisis bibliometrik pada metadata yang terdapat dalam database Scopus serta pengolahan data menggunakan VOSviewer. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui penulis, institusi, negara, yang berpengaruh serta dokumen yang paling banyak disitasi, juga klaster dan tema utama sekunder dalam literatur mengenai SCOT. Metodologi: Data informasi terkumpul dari Scopus dilakukan dengan menggunakan bagan PRISMA, dengan kata kunci Social Construction of Technology pada judul, abstrak, dan keyword. Selain itu, dibatasi dengan range year 2000-2024, document type, dan bahasa English. Terdapat 329 dokumen yang akan dianalisis dengan menggunakan metode bibliometrik ke dalam VOSviewer untuk visualisasi jaringan co-authorship, co-citation, dan co-occurrence keyword. Hasil: Analisis ini menunjukkan bahwa publikasi terkait SCOT telah meningkat secara signifikan sejak 2015, dengan Amerika Serikat, Inggris, dan Belanda sebagai negara yang paling aktif. Penulis seperti Shin Don-Hee, Wiebe E. Bijker, dan Anastasia Papazafeiropoulou memimpin kontribusi utama. Terdapat tujuh klaster utama yang mencerminkan keberagaman tema, mulai dari inovasi teknologi, media sosial, hingga isu sustainability dan climate change. SCOT terbukti sebagai pendekaisi multidisipliner yang relevan dalam kajian interaksi sosial dan teknologi dalam berbagai konteks.