This Author published in this journals
All Journal Jurnal Paris Langkis
M. Ali, Fadlin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN SEKOLAH DALAM MENCEGAH PERILAKU BULLYING PADA SISWA SMA PGRI PALANGKA RAYA M. Ali, Fadlin; Sakman; Dotrimensie
Jurnal Paris Langkis Vol 2 No 1 (2021): Edisi Agustus 2021
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.528 KB) | DOI: 10.37304/paris.v2i1.3173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Sekolah Dalam Mencegah Perilaku Bullying Pada Siswa SMA PGRI Palangka Raya Objek dalam penelitian ini adalah Guru dan siswa Pada SMA PGRI Palangka Raya. Manfaat dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran sekolah dalam mencegah perilaku bullying pada siswa SMA PGRI Palangka Raya, serta sebagai literatur dan bahan pemikiran lebih lanjut bagi mereka yang berminat meneliti masalah yang sama. pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian dapat dijabarkan sebagai berikut: Peran sekolah dalam mencegah perilaku bullying pada siswa SMA PGRI Palangka Raya yaitu pihak sekolah mencari tau latar belakang siswa, pihak sekolah melakukan pendekatan dengan siswa, pihak sekolah mengetahui pengaruh lingkungan bagi siswa, pihak sekolah mencari tau permasalahan yang di hadapi oleh siswa, pihak sekolah melakukan kegiatan positif seperti kegiatan keagamaan. Bentuk perilaku bullying telah terjadi di kelas X SMA PGRI Palangka Raya ketika pembelajaran berlangsung dan jam istirahat, bentuk perilaku bullying yang terjadi diantaranya bullying fisik yaitu memukul, mempermainkan barang temannya, bullying mental/psikologis merasa tidak nyaman, ketakutan dan bullying verbal yaitu mengancam, berkata jorok dan mengolok-olok temannya. Cara mengatasi bullying diantaranya yaitu, pembelajaran di dalam kelas dapat dengan berjalan kondusif, siswa tidak melakukan perkelahian lagi dengan temannya, di dalam kelas siswa tidak mengolok-olok temannya, siswa tidak mengucilkan temannya lagi, siswa lebih sopan terhadap gurunya, karakter siswa terbentuk dapat terbentuk sesuai visi dan misi sekolah, siswa tidak mengulangi perbuatan yang dilakukannya.