Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Change Management dan Flexible Work dalam Meningkatkan Employee Adaptability Melalui Organizational Culture Salsabilla, Najwa; Monica, Febri Intan
GLOBAL: Jurnal Lentera BITEP Vol. 3 No. 05 (2025): Oktober 2025
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/global.v3i05.1073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Change Management Practices dan Flexible Work Arrangements terhadap Employee Adaptability dengan peran mediasi Organizational Culture. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan penyebaran kuesioner pada karyawan di perusahaan manufaktur kawasan EJIP yang sedang menghadapi transformasi digital. Teknik analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Change Management Practices berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Adaptability, di mana penerapan komunikasi yang jelas, pelatihan, dan dukungan kepemimpinan mampu meningkatkan kemampuan adaptasi karyawan. Flexible Work Arrangements juga berpengaruh signifikan, menunjukkan bahwa fleksibilitas waktu dan lokasi kerja memperkuat kemampuan adaptif karyawan. Selain itu, Organizational Culture memiliki pengaruh signifikan terhadap Employee Adaptability, menegaskan pentingnya budaya organisasi yang kuat dan fleksibel. Change Management Practices juga berpengaruh signifikan terhadap Organizational Culture, sedangkan Flexible Work Arrangements tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Dalam pengujian mediasi, Organizational Culture terbukti memediasi hubungan antara Change Management Practices dan Employee Adaptability, namun tidak memediasi hubungan antara Flexible Work Arrangements dan Employee Adaptability. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan adaptasi karyawan terhadap perubahan sangat bergantung pada efektivitas manajemen perubahan dan budaya organisasi yang mendukung, serta memberikan kontribusi teoretis dengan memperluas literatur manajemen perubahan pada konteks manufaktur Indonesia. Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi bagi manajer HR untuk merancang strategi komunikasi, pelatihan, dan penguatan budaya organisasi yang lebih efektif dalam mendukung keberhasilan transformasi digital.