Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS LAJU PERPINDAHAN PANAS PADA MESIN PENGERING BIJI KOPI Irfan Dzaky, Muhammad; Al Hakim, M Rakha; Putri, Fenoria; Irfan Dzaky, Muhamad
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 11 No 2 (2025): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/m98kks70

Abstract

Kota Pagar Alam, sebagai salah satu daerah penghasil kopi di Sumatera Selatan, masih banyak menggunakan metode pengeringan tradisional yang bergantung pada sinar matahari dengan kekurangan sangat ketergantungan terhadap cuaca.Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan memvariasikan debit udara sebesar 300, 400, dan 500 liter per menit serta temperatur udara pengering 60°C, 70°C, dan 80°C. Parameter yang diamati meliputi penurunan massa biji kopi, penyusutan kadar air, dan laju perpindahan panas. Alat bantu yang digunakan antara lain thermocouple, hot wire anemometer, RH meter, dan timbangan digital.Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi debit dan temperatur udara, semakin besar laju perpindahan panas dan semakin cepat penurunan kadar air biji kopi. Pada debit udara 500 LPM dengan suhu 80°C diperoleh laju perpindahan panas tertinggi sebesar 2.785 W, dengan penurunan massa terbesar sebesar 534 gram dari massa awal 2100 gram, kadar air akhir mencapai 38,93%.
Analisis Pengujian Kinerja Mesin Pencacah Sampah Organik Untuk Pembuatan Pupuk Kompos Akhirula, Fachryan; Effendi, Sairul; Irfan Dzaky, Muhammad
MACHINERY Jurnal Teknologi Terapan Vol. 6 No. 3 (2025): Machinery: Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36257/machinery.v6i3.11413

Abstract

Penelitian ini menganalisis kinerja mesin pencacah sampah organik terhadap dua jenis bahan, yaitu sayuran dan rumput pembohong. Mesin menggunakan motor bensin 7,5 HP dengan pisau pencacah dan sistem hammer mill. Uji coba dilakukan sebanyak tiga kali pada masing-masing bahan untuk mengukur kecepatan, konsumsi bahan bakar, waktu pencacahan, dan hasil cacahan. Hasilnya menunjukkan bahwa mesin lebih optimal untuk sayuran dengan kapasitas hingga 41,38 kg/jam, sedangkan rumput hanya mencapai 10,81 kg/jam. Sayuran lebih mudah tercacah karena teksturnya lunak, sementara rumput berserat dan melilit pisau. Uji peer-to-peer t-test menunjukkan perbedaan signifikan pada konsumsi bahan bakar, waktu, dan hasil cacahan, namun tidak pada kecepatan. Mesin lebih efektif untuk bahan lunak, dan diperlukan modifikasi desain untuk efisiensi pencacahan bahan berserat. Temuan ini mendukung pengembangan teknologi yang tepat guna dalam pengolahan limbah organik.