I Kade Wijaya, I Kade Wijaya
Patria Artha University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH SELF CARE EDUCATION DAN PURSED LIP BREATHING EXERCISE TERHADAP TOLERANSI FISIK PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIS (PPOK) I Kade Wijaya, I Kade Wijaya; Elly, Elly L. Sjattar; Burhanuddin, Burhanuddin Bahar
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 1, No 2 (2017): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.612 KB) | DOI: 10.3788/74

Abstract

Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh Self Care education dan Pursed Lip Breathing exercise terhadap toleransi fisik pada pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK).Metode : penelitian ini menggunakan desain Quasi-Eksperimen dengan pendekatan two group-pre test and post test design. Studi Quasi-eksperimental dengan kelompok intervensi dan kelompok kontrol, dengan jumlah sampel 20 responden pasien PPOK yang dilakukan pengukuran six minut walking test.Hasil : terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik hasil pengukuran six minut walking test pre dan post pada kelompok intervensi (p<0,05) dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan hasil pengukuran six minut walking test post setelah 14 hari pada kelompok intervensi dan kelompok control (p>0,05) perbedaan yang signifikan secara klinis pada selisih hasil pengukuran post test pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol  six minut walking test >10. Kesimpulan : terdapat pengaruh pemberian self care education dan pursed lip breathing exercise terhadap toleransi fisik yang diukur dengan six minut walking test pada Pasien PPOK setelah dilakukan intervensi pada kelompok intervensi. Diharapkan perawat atau tenaga kesehatan meningkatkan pemberian edukasi, melatih dan memberikan motivasi kepada Pasien PPOK  untuk melakukan perawatan diri yang disertai dengan latihan  Pursed Lip Breathing sebagai salah satu tindakan non farmakologis.