Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN BIJI JALI SEBAGAI INOVASI PANGAN LOKAL MELALUI PEMBUATAN BROWNIES JALI DI DESA SUKOREJO Isnandar Slamet; Aditya Agung Nugroho; Annisa Aulia Rahma; Dafa Amalia Hanifah; Della Novita Sari; Faizah Zata Ismah Indriyanto; Futri Rahmadini; Nathania Kintan Maharani; Rosika Alifah Anjani; Septina Anggraini; Zhavirra Ayu Ramadhani
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 10 (2025): Oktober 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i10.11512

Abstract

The utilization of local food resources is an essential effort to support diversification and food security. Job’s tears (Coix lacryma-jobi L.) contain high nutritional value and can be processed into modern food products with economic potential, such as jali brownies. This training program was conducted in Sukorejo Village, Sambirejo District, Sragen Regency, involving housewives from Plalangan Hamlet. The method included socialization on the nutritional and economic potential of Job’s tears, followed by a direct demonstration of making brownies using jali flour. The results showed an improvement in participants’ knowledge and skills in processing jali into healthy, appealing, and marketable food products. Overall, this activity demonstrated that the innovation of jali brownies not only promotes the use of local food but also contributes to economic empowerment within rural communities
IDENTIFIKASI MODEL-MODEL PEMBELAJARAN IPA YANG DIGUNAKAN GURU DI SMP 25 PEKANBARU Septina Anggraini; Ibnu Hajar; Nurkhairo Hidayati
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi model-model pembelajaran yang diterapkan oleh guru IPA di SMP Negeri 25 Pekanbaru serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan dan penerapannya di kelas. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan data diperoleh dari lima orang guru melalui angket skala Likert dan wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman yang sangat baik mengenai berbagai model pembelajaran, termasuk Problem-Based Learning (PBL), Project-Based Learning (PjBL), Discovery Learning, dan Inquiry Learning. Dalam implementasinya, guru lebih sering menggunakan Discovery Learning dan PjBL karena dinilai sesuai dengan karakteristik materi dan kebutuhan belajar peserta didik. Pemilihan model pembelajaran dipengaruhi oleh tujuan pembelajaran, kesiapan siswa, kompleksitas materi, serta ketersediaan sumber belajar. Guru juga melakukan evaluasi dan refleksi secara rutin melalui analisis hasil belajar serta diskusi dengan rekan sejawat. Secara keseluruhan, praktik pembelajaran IPA di SMP Negeri 25 Pekanbaru telah berjalan dengan baik, meskipun peningkatan fasilitas dan pengembangan profesional berkelanjutan tetap diperlukan untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara optimal.