Nada, Laila Khoirun
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEANEKARAGAMAN SERANGGA PERKEBUNAN JAMBU BIJI MERAH (PSIDIUM GUAJAVA) DI PERKEBUNAN BUAH BAWEN KABUPATEN SEMARANG Nada, Laila Khoirun; Indriyanti, Dyah Rini
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkebunan buah di Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah merupakan kebun buah yang memiliki beragam jenis tanaman di dalamnya, salah satunya tanaman jambu biji merah. Keberhasilan produksi jambu biji merah tidak lepas dari adanya interaksi antara tanaman dan lingkungannya, serangga berperan penting secara langsung bagi tanaman jambu biji merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman serangga di perkebunan jambu biji merah di Kabupaten Semarang, serta indeks keanekaragaman serangga di dalamnya dan faktor yang mempengaruhi. Penelitian dilakukan pada pukul 06.00 - 10.00 WIB di perkebunan buah jambu biji merah seluas ± 500 m². Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pengamatan langsung, pitfall trap, dan sweep net untuk menangkap serangga. Jumlah kehadiran serangga dicatat untuk menghitung indeks keanekaragaman serangga di perkebunan jambu biji merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 32 spesies ditemukan dari 7 ordo dan 13 famili yang berfungsi sebagai penyerbuk, predator, dekomposer, dan hama. Nilai indeks keanekaragaman (H) sebesar 3,127, indeks dominansi (C) 0,424 dan indeks kemerataan (E) 0,913, menunjukkan bahwa kondisi ekosistem stabil dengan distribusi spesies yang relatif merata. Keanekaragaman serangga yang tinggi mendukung keseimbangan ekosistem dan membantu keberlanjutan produksi jambu biji merah melalui peran penyerbuk dan musuh alami hama. Penelitian tentang keanekaragaman serangga sangat penting untuk memahami fungsi ekologisnya, membantu Pengelolaan Hama Terpadu (PHT), meningkatkan produktivitas panen, dan memastikan keberlanjutan lingkungan dan keanekaragaman hayati.