Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMKN 1 MURUNG PUDAK KABUPATEN TABALONG P R I A J I, P R I A J I
Jurnal Education and Development Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i3.7663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMK Negeri 1 Murung Pudak Kabupaten Tabalong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, serta telaah dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah berperan sentral dalam mengarahkan, memotivasi, serta memberdayakan seluruh warga sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan. Kepala sekolah tidak hanya berfungsi sebagai manajer dan pengambil keputusan, tetapi juga sebagai inspirator yang mampu membangun visi bersama, menumbuhkan semangat kolaborasi, dan menciptakan budaya akademik yang kondusif. Guru sebagai ujung tombak pendidikan menunjukkan profesionalisme melalui disiplin, tanggung jawab, kemampuan merancang pembelajaran, serta keterampilan dalam menggunakan media dan metode inovatif. Efikasi diri guru juga berperan penting dalam meningkatkan motivasi kerja, keberanian mengambil inisiatif, serta kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan pembelajaran. Sementara itu, iklim organisasi sekolah yang harmonis, demokratis, dan partisipatif terbukti memperkuat rasa kebersamaan, meningkatkan komunikasi, serta mendorong keterlibatan aktif semua pihak. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa penerapan MBS yang terintegrasi dengan kepemimpinan kepala sekolah yang efektif, profesionalisme guru yang tinggi, efikasi diri yang positif, serta iklim organisasi yang kondusif dapat menjadi strategi optimal dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah menengah kejuruan. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap kajian manajemen pendidikan, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi sekolah kejuruan dalam mengembangkan strategi peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan.