Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Study of Population and Damage Intensity by Necrobia rufipes Pest on Copra Patty, John A; Masauna, Esther D; Ponira, Ponira
JURNAL BUDIDAYA PERTANIAN Vol 19 No 1 (2023): Jurnal Budidaya Pertanian
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jbdp.2023.19.1.14

Abstract

The problem of copra damage in storage warehouses by the warehouse pest Nercrobia rufipes is a serious matter because it can reach >10%, is not easy to overcome and causes significant losses. The aim of the study was to obtain the total population of N. rufipes (eggs, larvae, pupae and imago) and the intensity of damage in three storage warehouses in Ambon City. This research was carried out using a survey method at Alam Mas Bersatu, Widya Abadi and UD Sepakat warehouses, from April to June 2018. Samples were taken from several piles blocks and 500 grams of copra sample were taken from each pile from each stratum (upper, middle and lower stratum). The parameters observed were damage symptoms, damage intensity and total population of N. rufipes pest. The results showed that the highest intensity of N. rufipes pest damage was found in the Alam Mas Bersatu warehouse (35.92%) and was classified as moderate damage, followed by those those at UD Sepakat warehouse (21.43%) and Wadya Abadi (7.42%), both classified as light damage. The highest population of N. rufipes was found at the Alam Mas Bersatu warehouse, i.e. larva population (35.29 individuals), pupae (2.33 individuals), imago (6.43 individuals). At UD Sepakat warehouse, the population consisted of larvae (28.83 individuals), pupae (3.83 individuals) and imago (6.33 individuals). The lowest population was at Widya Abadi warehouse, consisted of larvae (5.83 individuals), pupae (0 or not found) and imago (0.5 individuals).
PENERAPAN KEWENANGAN PENGAWASAN MAJELIS PENGAWAS DAERAH (MPD) TERHADAP PELAKSANAAN CUTI NOTARIS DI KOTA PALEMBANG Ponira, Ponira
Repertorium: Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan Vol. 7 No. 2 (2018): Repertorium
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28946/rpt.v7i2.275

Abstract

Artikel yang berjudul “Penerapan Kewenangan Pengawasan Majelis Pengawas Daerah (MPD) Terhadap Pelaksanaan Cuti Jabatan Notaris di Kota Palembang”, bertujuan untuk menganalisis tentang bagaimana prosedur dan apa yang menjadi pertimbangan dari MPD) dalam pemberian izin cuti jabatan Notaris, apa yang menjadi batas pengawasan MPD terhadap pelaksanaan cuti jabatan Notaris di kota Palembang, serta bagaimana bentuk pengawasan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh MPD terhadap pelaksanaan cuti jabatan Notaris di Kota Palembang. Hasil dari penelitian ini yaitu: (1)Prosedur pelaksanaan cuti jabatan Notaris terkhusus dikota Palembang sebagaimana ketentuan yang ada dalam peraturan perUndang-Undangan yang berlaku, namun dalam proses pelaksanaan cuti ada hak dan kewajiban dari seorang Notaris yang tidak terpenuhi sebagaimana diatur dalam pasal 32 UU Jabatan Notaris yaitu tentang serah terima protokol jabatan dan dalam hal pemberian izin cuti jabatan kepada Notaris sejauh ini tidak ada tolak ukur khusus atas batasan-batasan alasan pengajuan permohonan cuti tersebut. ;(2) dalam hal batasan pengawasan MPD dalam pelaksanaan cuti jabatan sejauh ini penerapan wewenang pengawasan terhadap pelaksanaan cuti jabatan tidak ada, pengawasan hanya dilakukan pada pelaksanaan jabatan Notaris, yang mana saat tengah melaksanakan cuti seorang Notaris di anggap bertindak atas nama dirinya pribadi bukan dalam jabatannya sebagai pejabat umum (Notaris). ;(3)adapun bentuk pengawasan serta pemeriksaan yang dilakukan oleh MPD terhadap pelaksanaan cuti jabatan Notaris di Kota Palembang sejauh ini tidak ada tindakan khusus sebagai implementasi dari kewenangan MPD.