Prayogo, Haris
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pemakaian Alat Pelindung Diri terhadap Gejala Penyakit Kulit Dermatosis (Studi Kasus di KUB Seroja Getasrejo Grobogan) Prayogo, Haris; Koesyanto, Herry; Puspita, Rina; Ariani, Resti
Indonesian Journal of Public Health and Nutrition Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijphn.v4i1.9658

Abstract

Latar Belakang: Dermatitis akibat kerja (dermatosis) ialah penyakit biasa serta tidak membahayakan jiwa, banyak pekerja yang tidak berobat ke dokter. Pekerja batik berisiko menderita dermatosis karena tuntutan pekerjaan mereka. Pengrajin batik umumnya banyak terkena zat pewarna sintesis serta lilin yang sifatnya zat iritan serta alergen. Studi ini tujuannya mencari tahu korelasi pemakaian alat pelindung diri terhadap gejala penyakit kulit (dermatosis).Metode: Jenis penelitian ini ialah observasional analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi studi ini yaitu seluruh pekerja batik di KUB Seroja Getasrejo Kabupaten Grobogan kemudian memakai teknik pengambilan sampel lewat cara total sampling didapatkan sampel sebanyak 47 pekerja pada KUB Seroja. Instrumen penelitian yakni kuesioner, observasi dan studi dokumen serta data yang dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat.Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara personal hygiene (p=0,001) dan lama kontak (p=0,005) dengan gejala dermatosis, sedangkan penggunaan alat pelindung diri (APD) tidak memiliki korelasi dengan gejala dermatosis pada pekerja batik KUB Seroja.Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara personal hygiene dan lama kontak dengan gejala dermatosis, sedangkan penggunaan alat pelindung diri (APD) tidak memiliki korelasi dengan gejala dermatosis pada pekerja batik. Saran penelitian ini adalah memberikan edukasi mengenai pencegahan dan dampak penggunaan bahan kimia pada pekerja.