Rindiawati, Dewi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Efektifitas Teknik Rebozo Dengan Teknik Birth Ball Terhadap Lama Persalinan Pada Ibu Melahirkan Kala 1 Fase Aktif Wahyuni, Nur Ismi; Rindiawati, Dewi; SR, Nurqalbi
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 05 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i05.3144

Abstract

Data di Indonesia kejadian partus lama menduduki urutan tertinggi di ASEAN yaitu 359 per 100.000 kelahiran hidup ibu meninggal akibat partus lama. Salah satu upaya untuk menangani kala I yaitu dengan menggunakan teknik Rebozo Dengan Teknik Birth Ball. Tujuan penelitian untuk mengetahui Perbandingan Efektifitas Teknik Rebozo Dengan Teknik Birth Ball Terhadap Lama Persalinan Pada Ibu Melahirkan Kala 1 Fase Aktif. Desain penelitian eksperimental menggunakan rancangan posttest only control group design. Penelitian dilaksanakan di KIinik Kehamilan Sehat Pada Bulan Desember 2023, Sampel penelitian yaitu semua ibu Hamil trimester 3 dengan HPL bulan Desember di Klinik Kehamilan Sehat Dengan pembagian sampel 20 ibu kelompok Intervensi dan 20 ibu kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan SOP Teknik Rebozo dan Brithing Ball serta Patograf, dan Analisis data menggunakan Uji T-test. Hasil penelitian pada kelompok intervensi yang diberikan Teknik rebozo diperoleh nilai mean 299,55 dengan standar devisiasi 35,528, dan Pada kelompok control yang diberikan Teknik birth ball diperoleh nilai mean 404,55 dengan standar devisiasi 29,409. Hasil uji statistik menunjukan bahwa Ada Perbandingan Efektifitas Teknik Rebozo Dengan Teknik Birth Ball Terhadap Lama Persalinan Pada Ibu Melahirkan Kala 1 Fase Aktif Di Klinik Kehamilan Sehat dengan nilai p-value 0,000. Diharapkan petugas Kesehatan dapat memberikan Teknik rebozo dengan birth ball kepada ibu bersalin untuk mengurangi lama persalinan kala 1 dan sebagai bentuk meningkatkan mutu pelayanan kebidanan.
Perbandingan Efektifitas Teknik Rebozo Dengan Teknik Birth Ball Terhadap Lama Persalinan Pada Ibu Melahirkan Kala 1 Fase Aktif Wahyuni, Nur Ismi; Rindiawati, Dewi; SR, Nurqalbi
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 05 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i05.3144

Abstract

Data di Indonesia kejadian partus lama menduduki urutan tertinggi di ASEAN yaitu 359 per 100.000 kelahiran hidup ibu meninggal akibat partus lama. Salah satu upaya untuk menangani kala I yaitu dengan menggunakan teknik Rebozo Dengan Teknik Birth Ball. Tujuan penelitian untuk mengetahui Perbandingan Efektifitas Teknik Rebozo Dengan Teknik Birth Ball Terhadap Lama Persalinan Pada Ibu Melahirkan Kala 1 Fase Aktif. Desain penelitian eksperimental menggunakan rancangan posttest only control group design. Penelitian dilaksanakan di KIinik Kehamilan Sehat Pada Bulan Desember 2023, Sampel penelitian yaitu semua ibu Hamil trimester 3 dengan HPL bulan Desember di Klinik Kehamilan Sehat Dengan pembagian sampel 20 ibu kelompok Intervensi dan 20 ibu kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan SOP Teknik Rebozo dan Brithing Ball serta Patograf, dan Analisis data menggunakan Uji T-test. Hasil penelitian pada kelompok intervensi yang diberikan Teknik rebozo diperoleh nilai mean 299,55 dengan standar devisiasi 35,528, dan Pada kelompok control yang diberikan Teknik birth ball diperoleh nilai mean 404,55 dengan standar devisiasi 29,409. Hasil uji statistik menunjukan bahwa Ada Perbandingan Efektifitas Teknik Rebozo Dengan Teknik Birth Ball Terhadap Lama Persalinan Pada Ibu Melahirkan Kala 1 Fase Aktif Di Klinik Kehamilan Sehat dengan nilai p-value 0,000. Diharapkan petugas Kesehatan dapat memberikan Teknik rebozo dengan birth ball kepada ibu bersalin untuk mengurangi lama persalinan kala 1 dan sebagai bentuk meningkatkan mutu pelayanan kebidanan.