Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Aktivitas Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera Lamk.) Terhadap Mencit Yang Diinduksi Glukosa Sebagai Obat Alami Antidiabetes Kharisma, Kharisma Putri Murti Dewi; Ediati, Joko Santoso
JURNAL ILMIAH FARMASI SIMPLISIA Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Jurusan Farmasi, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jifs.v3i2.433

Abstract

Diabetes melitus merupakan kumpulan penyakit metabolik dengan keadaan hiperglikemia yang terjadi karena terdapat kelainan dari sekresi insulin, kerja insulin ataupun keduanya. Di Jawa Tengah pada tahun 2018, diabetes melitus menempati urutan ke dua setelah hipertensi yaitu mencapai angka 20,57%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas ekstrak daun kelor yang mengandung flavonoid dan dosis optimum ekstrak daun kelor (Moringa oleifera Lamk.) dalam menurunkan kadar gula darah pada mencit yang diinduksi glukosa. Metode penelitian ini yaitu dengan metode eksperimental dengan design penelitian pretest and post test with control group. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak daunkelor positif mengandung flavonoid. Dalam 0,2091 g ekstrak daun kelor mengandung flavonoid sebesar 6,67 mg/g.Ekstrak daun kelor diberikan pada mencit dengan dengan menggunakan pelarut Dimethylsulfoxide (DMSO) 1% dengan dosis Kelompok I (98mg/kgBB) memiliki potensi penurunan glukosa darah sebesar 48,53%; Kelompok II (147 mg/kgBB) memiliki potensi penurunan glukosa darah sebesar 44,38%; Kelompok III (220,5 mg/kgBB) memiliki potensi penurunan glukosa darah sebesar 53,03%; Kelompok IV (330,75 mg/kgBB) memiliki potensi penurunan glukosa darah sebesar 43,08%; Kelompok V (496,125 mg/kgBB) memiliki potensi penurunan glukosa darah sebesar 32,44%. Pada pengujiannya terhadap mencit, ekstrak daun kelor dapat menurunkan kadar gula darah mencit setelah pemberian induksi. Dosis ekstrak daun kelor yang paling efektif dalam menurunkan kadar gula darah yaitu pada kelompok III (220,5 mg/KgBB) dengan potensi penurunan gula darah sebesar 53,09%.