Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen strategik dalam meningkatkan kinerja inovasi organisasi di tengah dinamika lingkungan bisnis yang semakin kompetitif dan disruptif. Manajemen strategik dipahami sebagai proses perumusan, implementasi, dan evaluasi strategi yang terintegrasi guna mencapai keunggulan bersaing yang berkelanjutan. Dalam konteks inovasi, manajemen strategik berfungsi sebagai kerangka kerja yang mengarahkan organisasi dalam mengidentifikasi peluang, mengelola sumber daya, membangun budaya inovatif, serta merespons perubahan eksternal secara adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis konseptual terhadap berbagai penelitian terkini mengenai strategi dan inovasi organisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa organisasi yang menerapkan manajemen strategik secara sistematis cenderung memiliki visi inovasi yang jelas, struktur organisasi yang fleksibel, kepemimpinan transformasional, serta sistem pengendalian kinerja yang mendukung kreativitas dan pembelajaran berkelanjutan. Selain itu, integrasi antara perencanaan strategis dan pengelolaan sumber daya manusia terbukti memperkuat kapasitas inovasi dan meningkatkan daya saing organisasi. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen strategik tidak hanya berperan sebagai alat perencanaan jangka panjang, tetapi juga sebagai katalisator dalam menciptakan ekosistem inovasi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, organisasi perlu menginternalisasikan orientasi strategis yang adaptif dan kolaboratif guna mendorong kinerja inovasi yang optimal.