Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimasi TIK di Sektor Keuangan dan Ekonomi, Studi Kasus Kabupaten Banyuwangi Manohara, Brigita P.; Nurdin , Ismail; Tjenreng , Muhammad Baharuddin Zubakhrum
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.1015

Abstract

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah membawa transformasi signifikan dalam pengelolaan sektor keuangan dan ekonomi di tingkat daerah. Kabupaten Banyuwangi, sebagai daerah otonom yang merupakan hasil implementasi desentralisasi adalah salah satu daerah yang aktif mengadopsi inovasi teknologi. Wilayah ini telah memanfaatkan TIK untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Studi ini menganalisis optimasi TIK dalam sektor keuangan dan ekonomi di Kabupaten Banyuwangi, dengan fokus pada implementasi sistem e-budgeting, e-procurement, dan platform digital untuk pelayanan publik. Hasil studi menunjukkan bahwa TIK telah berperan penting dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), mempercepat proses administrasi, dan mendorong partisipasi masyarakat. Namun, tantangan seperti kesenjangan digital, kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang terbatas, dan keamanan data masih perlu diatasi. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis data sekunder, penelitian ini memberikan rekomendasi untuk memperkuat infrastruktur TIK, meningkatkan kapasitas SDM, dan mengembangkan kebijakan inklusif guna memastikan manfaat TIK dapat dirasakan secara merata. Studi ini menyimpulkan bahwa optimasi TIK di Kabupaten Banyuwangi dapat menjadi model bagi daerah lain dalam mendukung pembangunan keuangan dan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif
Analysis of The Effectiveness of The Slum Management Program By The PRKP Agency Sumawijaya, Hendri; Tjenreng , Muhammad Baharuddin Zubakhrum
Jurnal Studi Ilmu Sosial dan Politik Vol 5 No 2 (2025): Desember
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jasispol.v5i2.5379

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the effectiveness of the slum area management program implemented by the Housing, Settlement, and Land Agency (PRKP) of South Tangerang City. The research evaluates how the program contributes to improving residential environmental quality and community welfare, focusing on planning, implementation, community participation, and post-program sustainability. Methodology/approach: A qualitative descriptive approach was employed, combining field observations in selected sub-districts, in-depth interviews with PRKP officials and local residents, and document analysis. The study assessed program effectiveness using four key indicators: planning, execution, community involvement, and post-program impact. Results/findings: The findings indicate that while the program has achieved significant physical improvements in slum areas, gaps remain in social empowerment, long-term sustainability, and active citizen engagement. Key outcomes include enhanced infrastructure and living conditions, though challenges such as weak multi-stakeholder collaboration and limited community ownership persist. Conclusions: The PRKP program improved infrastructure but lacked sustainability. Greater community involvement and stronger local governance are crucial for lasting results. Limitations: This study is geographically limited to South Tangerang City and may not fully represent slum management challenges in other regions. The short-term assessment period also restricted the evaluation of long-term program sustainability. Contribution: The research provides actionable recommendations for strengthening slum area governance, including fostering multi-sector collaboration, increasing local community participation, and integrating economic empowerment initiatives. The findings offer insights for policymakers and urban planners in designing sustainable and inclusive slum-upgrading programs.