Sidharta L, Anggara Ibnu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Program Work From Home: Studi tentang Produktivitas dan Kesejahteraan Karyawan Sidharta L, Anggara Ibnu
Jurnal Ilmiah Sumber Daya Manusia Vol 8 No 2 (2025): JENIUS (Jurnal Ilmiah Sumber Daya Manusia)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JJSDM.v8i2.44949

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mendorong peningkatan signifikan dalam penerapan kebijakan Work From Home (WFH) di berbagai industri. Penelitian ini mengevaluasi dampak program WFH terhadap produktivitas dan kesejahteraan karyawan, serta mengidentifikasi tantangan yang terkait. Dengan menggunakan metode survei kuantitatif, data dikumpulkan dari 150 karyawan di sektor seperti teknologi informasi, keuangan, dan pendidikan. Analisis difokuskan pada dua dimensi utama: produktivitas dan kesejahteraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60% responden mengalami peningkatan produktivitas akibat fleksibilitas waktu dan berkurangnya gangguan di tempat kerja, sementara 25% melaporkan penurunan yang disebabkan oleh kebimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Pada aspek kesejahteraan, 40% responden merasa lebih baik karena jadwal kerja yang fleksibel, namun 35% mengalami penurunan kesehatan mental akibat beban kerja dan berkurangnya interaksi sosial. Masalah fisik seperti nyeri punggung dan kelelahan mata juga ditemukan, memengaruhi 45% partisipan. Analisis korelasi dan regresi menunjukkan hubungan positif antara fleksibilitas WFH dengan produktivitas (r=0,62, β=0,45, p<0,01), tetapi berdampak negatif pada kesejahteraan (r=-0,45, β=-0,38, p<0,01). Kendala teknis dan kurangnya pengaturan ergonomis diidentifikasi sebagai hambatan efektivitas. Studi ini menyimpulkan bahwa WFH meningkatkan produktivitas di bawah kondisi yang mendukung, tetapi berisiko bagi kesejahteraan karyawan. Rekomendasi mencakup penerapan batasan kerja yang jelas, peningkatan dukungan teknologi, dan inisiatif untuk kesehatan mental karyawan guna mengoptimalkan manfaat kebijakan WFH.