Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Manajemen Laktasi Dengan Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tabuk 2 Norratri Frisa Admaja
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 2 No 6 (2024): Edisi November 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v2i6.365

Abstract

Pentingnya manajemen laktasi dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Meskipun ada rekomendasi WHO dan kampanye ASI eksklusif, cakupannya masih rendah di banyak negara termasuk Indonesia. Beberapa penelitian mengindentifikasi penyebab utama rendahnya pemberian ASI Eksklusif adalah rendahnya pemahaman ibu tentang manajemen laktasi. orang tua yang memiliki pengetahuan yang baik secara konsisten memiliki kinerja pemberian ASI yang lebih optimal, Sebaliknya banyak ibu yang hanya memiliki pemahaman yang terbatas tentang manajemen laktasi, yang mengakibatkan gagal memberikan ASI eksklusif. Menganalisis hubungan pengetahuan ibu tentang manajemen laktasi dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Sungai Tabuk 2 Kabupaten Banjar. Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 31 ibu yang memiliki bayi usia lulus 6 bulan, diambil dengan teknik total sampling sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-square. Mayoritas responden dengan praktik pemberian ASI eksklusif yang berhasil, yaitu sebanyak 11 orang (64,7%). Sebaliknya pada kelompok responden yang pengetahuannya kurang baik, 14 (100%) adalah responden dengan praktik pemberian ASI eksklusif yang tidak berhasil. Hasil uji statistik didapatkan nilai p value sebesar 0,000 (<0,05). Pengetahuan ibu tentang manajemen laktasi berhubungan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Ibu dengan pengetahuan baik cenderung lebih berhasil memberikan ASI eksklusif dibandingkan ibu berpengetahuan kurang baik.