Penelitian Ini berfokus untuk mengkaji yaitu bagaimana guru berperan dalam mengembangkan kemampuan berpikir siswa melalui penerapan pembelajaran aktif di UPT Negeri 35 Medan. Latar belakang kajian ini bersumber dari kepentingan keterampilan berpikir kritis dan kreatif yang semakin dipergunakan siswa dalam menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam yang dimana diarahkan pada praktik pembelajaran aktif yang dilakukan guru di kelas. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa guru berfungsi sebagai fasilitator yang tidak hanya mengelola kegiatan belajar kelompok, diskusi, dan tugas praktik, namun juga mendorong siswa agar mampu berpikir kritis, reflektif, dan mandiri. Selain itu, guru berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan kondusif, sehingga mampu meningkatkan partisipasi serta motivasi belajar siswa.