p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNIKA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KEANDALAN TURBIN ANGIN VAWT DARRIEUS DENGAN VARIASI BENTUK DEFLEKTOR Ulil Absor, Muhammad Iqbal Iszuddin; Susanto, Edy
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v10i2.265

Abstract

Energi angin dihasilkan dari radiasi matahari yang tidak merata mengenai permukaan bumi yang menghasilkan temperatur berbeda-beda. Sehingga, mengakibatkan udara mengalir dari tempat yang memiliki temperatur tinggi ke temperatur rendah. Energi angin merupakan energi yang ketersediaannya melimpah dan mudah untuk dimanfaatkan. Salah satu pemanfaatannya yang paling berpengaruh pada kehidupan adalah dalam bidang industri produksi listrik. Untuk mengkonversi energi angin menjadi energi listrik adalah menggunakan turbin angin. Turbin angin berdasarkan porosnya terbagi menjadi dua jenis, yaitu HAWT (Horizontal Axis Wind Turbines) dengan posisi poros horizontal dan VAWT (Vertical Axis Wind Turbines) dengan posisi poros vertikal. Turbin angin jenis VAWT memiliki keunggulan tidak menimbulkan getaran dan mengekstraksi angin dengan baik tanpa dipengaruhi arah angin. Pada penelitian ini menggunakan turbin jenis VAWT dengan tipe Darrieus rotor dan sudu tipe NACA 0015. Nilai efisiensi yang dapat dicapai oleh turbin Darrieus rotor hingga 40%. Poros yang vertikal sangat cocok untuk digunakan pada tempat yang memiliki arah angin yang sering berubah. Penelitian ini berbentuk simulasi udara dengan kecepatan 10 m/s yang dialirkan ke turbin angin menggunakan software solidwork. Pada penelitian ini, dilakukan perlakuan hambatan pada aliran udara sebelum mengenai turbin angin. Hambatan yang diberikan berupa deflektor yang berjumlah 3 jenis bentuk deflektor. Hasil nilai kecepatan aliran udara yang prosentase kenaikan yang paling besar adalah bentuk deflektor segitiga sebesar 16,8%. Sedangkan, untuk prosentase kenaikan kecepatan aliran udara yang paling kecil adalah lingkaran sebesar 8,783%. Nilai intensitas turbulensi rata-rata yang memiliki prosentase paling besar adalah bentuk deflektor segitiga sebesar 2,96212%. Sedangkan, untuk prosentase yang paling kecil adalah lingkaran sebesar 2,34376%. Dari perlakuan variasi bentuk deflektor yang berbeda dapat diambil kesimpulan bahwa bentuk deflektor mempengaruhi fenomena aliran udara yang terjadi pada turbin angin. Kata kunci : Wind Power, Darrieus Rotor, Deflektor
PENGARUH DIMENSI KELENGKUNGAN SUDU TURBIN AIR CROSS FLOW TERHADAP ALIRAN AIR Ulil Absor, Muhammad Iqbal Iszuddin; Susanto, Edy
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v10i2.258

Abstract

Kebutuhan akan energi listrik terus meningkat seiring perkembangan teknologi dan pertumbuhan penduduk. Turbin cross flow merupakan jenis turbin air yang banyak digunakan untuk menghasilkan listrik karena membutuhkan debit dan tinggi jatuh air rendah serta efisiensi yang mencapai 82%. Faktor yang dapat mempengaruhi kerja turbin cross flow adalah aliran air yang mengenai turbin. Pada penelitian ini menggunakan metode pengujian simulasi aliran menggunakan software solidwork. Turbin yang digunakan adalah turbin cross flow tipe T14 dengan jari-jari luar 0,3 m. Variasi dimensi kelengkungan turbin yang digunakan adalah 0,04 m, 0,05 m, 0,06 m dan 0,07 m. Didapat bahawa kecepatan rata-rata air dari kelengkungan sudu 0,04 m ke 0,07 mengalami penurunan sebesar 5,5 %. Namun, nilai dari intensitas turbulensi rata-rata air nilainya berbanding lurus dengan nilai kelengkungan sudu turbin. Nilai intensitas turbulensi rata-rata air dari kelengkungan sudu 0,05 m ke 0,06 mengalami kenaikan sebesar 4,18 %.