Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial Terhadap Manajemen Pendidikan Islam: Antara Tantangan dan Peluang Yogi Listiana
Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2025): Januari: Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/inpaud.v2i2.209

Abstract

The rapid development of social media has significantly impacted the management of Islamic education, presenting both opportunities and challenges. This study aims to analyze the influence of social media on Islamic education management by employing a Systematic Literature Review (SLR) approach. The research method involves identifying, evaluating, and synthesizing relevant literature from the past ten years to understand trends, benefits, and obstacles in utilizing social media for educational purposes. A total of 50 studies were reviewed, focusing on various aspects such as communication effectiveness, student interaction, and access to learning resources. The findings indicate that social media facilitates communication efficiency, enhances student engagement, and broadens access to Islamic educational resources. It has become an essential tool in delivering content, connecting students and educators, and fostering collaborative learning. However, challenges such as misinformation, lack of regulatory policies, and student distractions require strategic solutions. The study suggests implementing internal policies, providing teacher training, and utilizing social media analytics to optimize its use. In addition, integrating social media strategies with traditional Islamic teaching methods can enhance educational outcomes. These findings contribute to a deeper understanding of the role of social media in Islamic education management and offer recommendations for its effective implementation. Furthermore, the study highlights the need for further research to explore the long-term impacts of social media on Islamic education.
Coaching dan Mentoring sebagai Pilar Transformasi Manajemen Perkantoran di Era Digital Yogi Listiana
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025 : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v1i2.395

Abstract

Transformasi manajemen perkantoran di era digital menuntut perubahan tidak hanya pada sistem dan teknologi, tetapi juga pada pengelolaan sumber daya manusia yang adaptif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran coaching dan mentoring sebagai pilar transformasi manajemen perkantoran di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada protokol PRISMA. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data ilmiah bereputasi, yaitu Google Scholar, Scopus, dan ScienceDirect, dengan rentang publikasi tahun 2019–2024. Artikel yang terpilih dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan temuan utama terkait coaching, mentoring, dan transformasi manajemen perkantoran. Hasil kajian menunjukkan bahwa coaching berperan signifikan dalam meningkatkan keterampilan adaptif, pemecahan masalah, serta kesiapan karyawan perkantoran dalam menghadapi perubahan berbasis digital. Sementara itu, mentoring berkontribusi dalam pengembangan kreativitas, pembelajaran jangka panjang, dan transfer pengetahuan tacit yang mendukung keberlanjutan organisasi. Sinergi antara coaching dan mentoring terbukti memperkuat kesiapan sumber daya manusia serta mendukung efektivitas transformasi manajemen perkantoran. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi manajemen perkantoran di era digital memerlukan integrasi coaching dan mentoring sebagai strategi pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan.
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI ERA DIGITAL Yogi Listiana
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kompetensi guru di era digital bukan hanya sekadar kemampuan mengoperasikan perangkat keras seperti laptop atau proyektor, melainkan mencakup kemampuan integrasi teknologi ke dalam kurikulum. Kesenjangan kompetensi yang dialami para guru tidak dapat diselesaikan melalui upaya individual semata, melainkan memerlukan intervensi organisasional melalui Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) yang strategis. MSDM dalam organisasi pendidikan berfungsi untuk mengelola, mengembangkan, dan mengoptimalkan potensi guru agar selaras dengan tujuan institusi. Penyajian tulisan ini didasarkan pada analisis data kepustakaan dengan model analisis deskriptif. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa implementasi MSDM dalam meningkatkan kompetensi guru masih menghadapi berbagai kendala rofession dan kultural. Seringkali, kebijakan pengembangan SDM di sekolah masih bersifat top-down dan kurang mempertimbangkan heterogenitas kemampuan digital guru. Selain itu, evaluasi kinerja guru seringkali belum memasukkan rofessio kecakapan digital sebagai komponen utama, sehingga motivasi guru untuk meningkatkan literasi teknologi menjadi rendah. Kesenjangan kompetensi yang dialami para guru tidak dapat diselesaikan melalui upaya individual semata, melainkan memerlukan intervensi organisasional melalui Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) yang strategis. MSDM dalam organisasi pendidikan berfungsi untuk mengelola, mengembangkan, dan mengoptimalkan potensi guru agar selaras dengan tujuan institusi. Keberhasilan manajemen SDM di sekolah sangat bergantung pada bagaimana kepemimpinan sekolah mampu memotivasi dan memfasilitasi kebutuhan pengembangan profesional para guru secara berkelanjutan