Untuk mencapai keberhasilan siswa pada pembelajaran pendidikan jasmani maka upaya guru untuk merancang sistem pembelajaran. Guru dapat memilih materi pembelajaran menentukan kegiatan belajar mengajar, memilih alat dan sumber serta merancang prosedur penilaian. Pada kurikulum merdeka saat ini guru harus mampu menciptakan ide ide yang menarik dan mampu menggunakan teknologi sebagai salah satu media pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR). Penelitian ini dirancang menggunakan model Kemmis dan McTaggart. Kemampuan kreativitas seseorang siswa berbeda-beda. Dalam membentuk kreativitas memerlukan proses yang membentuk mental individu baik itu melalui imajinasi, pemecahan masalah maupun metode. Kreativitas siswa SMP Negeri 1 Magetan merupakan pengembangan kemempuan siswa yang dimiliki dalam merangakai gerakan senam ritmik baik ketepatan musik/irama, kelentukan (fleksibilitas),dan kontinuitas gerakan (langkah kaki dan ayunan lengan). Pencapaian kreativitas merangkai gerakan senam ritmik dengan alat bola pada siwa kelas VIII A SMP Negeri 1 Magetan mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Data menunjukkan siklus II mengalami peningkatan kreativitas sebanyak 64,28% pada skala kategori kreativitas tinggi dari siklus I. Dari 32 siswa SMP Negeri 1 Magetan pada siklus II terdapat 27 siswa dalam skala kategori kreativitas tinggi, 5 siswa dalam skala kategori kreativitas rerata/sedang, dan 0 siswa dalam skala kategori kreativitas rendah yang sebelumnya pada siklus I terdapat 4 siwa dalam skala kategori kreativitas tinggi, sebanyak 12 siswa dalam skala kategori kreativiras rerata/sedang, dan 16 siswa yang berada dalam skala kategori kreativitas rendah. Sehingga dapat dikatankan dengan media pembelajaran audio visual secara signifikan memberi dampak pada peningkatan kemampuan kreativitas merangakai gerakan senam ritmik dengan alat bola yang di iringi lagu “BSSW PE Rhythmic Gymnastics Ribbon”.