Pendidikan kesehatan memiliki peran penting dalam peningkatan pengetahuan menggunakan media edukasi seperti audiovisual yang dinilai lebih efektif dalam menyampaikan pendidikan kesehatan pada remaja SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual terhadap tingkat pengetahuan remaja di SMA 3 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis quasi experiment, dengan pendekatan nonequivalent control group design. Sampel penelitian sebanyak 92 responden yang dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol dan sampel diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Semua responden mengisi kuesioner terkait data karakteristik responden dan kuesioner Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang sudah diuji validitas dan reabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Hasil rata-rata tingkat pengetahuan remaja SMA setelah diberikan intervensi pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual pada kelompok intervensi adalah 84,20 dan hasil rata-rata posttest kelompok kontrol tanpa diberi intervensi adalah 59,87 dengan p-value 0,001<α (0,05), sehingga disimpulkan bahwa pemberian pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja SMA. Pemberian pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual adalah sarana efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja SMA. Penelitian selanjutnya diharapkan mengembangkan metode lain untuk melakukan pendidikan kesehatan.