Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberian Aromaterapi Lemon dan Lavender terhadap Nyeri Dismenore pada Remaja : Literature Review: Giving Lemon and Lavender Aromatherapy on Dysmenorrhea Pain in Adolescents : Literature Review Rahmawati Kusumaningsih, Meilia; Sakinah, Hidayatus; Rahmawati, Alfiah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4660

Abstract

Latar belakang: Dismenore merupakan suatu kondisi nyeri yang sangat kuat pada perut bagian bawah, namun bisa menjalar sampai ke bagian bawah punggung, panggul, pinggang, paha atas sampai ke betis, hal tersebut terjadi pada saat wanita sedang mengalami menstruasi. Aroma lemon (citrus) dan lavender (lavandula agustifolia) biasa digunakan dalam terapi komplementer aromaterapi, efek positif aromaterapi lemon dan lavender telah terbukti dapat mengurangi nyeri dan memberikam efek relaksasi atau menenangkan. Tujuan: Melakukan analisis literatur mengenai pengaruh pemberian aromaterapi lemon dan lavender terhadap penurunan intensitas nyeri dismenorea pada remaja. Metode: Artikel ini menggunakan metode Literature Review berdasarkan artikel penelitian terbaru yang terbit pada tahun 2019 sampai dengan 2023. Sumber database yang digunakan berbasis online antara lain PubMed dan Google Schoolar, yang berasal dari Indonesia maupun negara lain yang menggunakan bahasa Inggris sesuai dengan topik pencarian. Jumlah artikel yang direview dalam literature review ini berjumlah 10 artikel. Hasil: Penelusuran artikel penelitian didapatkan 10 artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Artikel yang didapatkan melputi 1 artikel internasional dan 9 artikel nasional. Dari artikel yang telah direview tersebut, dapat diketahui bahwa pemberian aromaterapi lemon dan lavender dapat menurunkan intensitas nyeri dismenore secara efektif. Kesimpulan: Dari hasil literature review dapat ditarik kesimpulan bahwa peran aromaterapi lemon dan aromaterapi lavender dapat berpengaruh terhadap penurunan nyeri dismenorea pada remaja, mayoritas remaja yang mengalami dismenore merasakan penurunan nyeri setelah diberikan aromaterapi lemon maupun aromaterapi lavender.
Penguatan Peran Masyarakat dalam Pencegahan TB Paru melalui Edukasi Media Leaflet di Kelurahan Sembungharjo Aisyaroh, Noveri; Putri, Cruissita Cantika Arimatyas; Listi, Fera Ratna; Indraswari, Fina Lisdiani; Asmita, Gusnila; Sakinah, Hidayatus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i1.4071

Abstract

Tuberkulosis (TB) paru masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius, khususnya di negara berkembang termasuk Indonesia. Tingginya angka kejadian TB serta rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai penyebab, penularan, dan pencegahan TB berkontribusi terhadap tingginya risiko penularan di lingkungan komunitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan peran masyarakat melalui peningkatan pengetahuan dalam pencegahan TB paru dengan edukasi kesehatan menggunakan media leaflet. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 17 Januari 2026 di RT 05 RW 06 Kelurahan Sembungharjo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, dengan sasaran 33 peserta ibu PKK. Metode yang digunakan berupa penyuluhan menggunakan media leaflet disertai diskusi dan tanya jawab, dengan evaluasi melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner pengetahuan TB, serta kuesioner kepuasan peserta. Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang baik (75,8%). Setelah diberikan edukasi kesehatan, hasil post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dengan responden berpengetahuan baik meningkat menjadi 48,5%. Terdapat pengaruh signifikan edukasi kesehatan menggunakan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan responden tentang TB paru. Dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan melalui media leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai TB paru dan dapat dijadikan sebagai salah satu strategi promotif dalam upaya pengendalian TB di tingkat komunitas.