Bekti, Rozaan Nabiilah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT BIO FARMA (PERSERO) SEBELUM DAN SAAT PANDEMI COVID-19 (2017-2022) Bekti, Rozaan Nabiilah; M.Sc, Syaiful Anas S.E.,
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 9 (2024): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/neraca.v2i9.2370

Abstract

Salah satu upaya penanggulangan pandemi Covid-19, pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 yang mengatur tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi. Pada pasal 5 ayat (1) dan (3), penugasan diberikan pada PT Bio Farma (Persero) dengan melibatkan anak entitas oleh Menteri Kesehatan Indonesia. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kinerja keuangan PT Bio Farma (Persero) sebelum pandemi Covid-19 (tahun 2017-2019) dan saat pandemi Covid-19 (tahun 2020-2022). Selain itu, untuk mengetahui perbedaan kinerja keuangan PT Bio Farma (Persero) pada produk penugasan serta nonpenugasan pada periode sebelum pandemi Covid-19 tahun (2017-2019) dan saat pandemi Covid-19 (tahun 2020-2022). Kinerja keuangan tersebut dianalisis menggunakan analisis rasio keuangan menggunakan Current Ratio, Quick Ratio, Cash Ratio, Total Debt to Equity Ratio, Net Profit Margin, Gross Profit Margin, Return on Equity, Return on Invested Capital, Return on Investment, dan EBITDA margin. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah Qualitative Research, dimana data yang digunakan adalah data sekunder melalui laporan tahunan PT Bio Farma (Persero) tahun 2017-2022 dan data primer melalui wawancara. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis yang telah peneliti lakukan, kinerja keuangan PT Bio Farma (Persero) sebelum pandemi Covid-19 dapat dikatakan menurun dan kinerja keuangan pada saat pandemi Covid-19 mengalami fluktuasi dengan peningkatan dan penurunan signifikan. Berbeda dengan kinerja keuangan berdasarkan produk penugasan pada sebelum dan saat pandemi Covid-19 mengalami penurunan. Lalu, kinerja keuangan produk nonpenugasan pada periode sebelum dan saat pandemi Covid-19 cenderung lebih stabil.