Markus, Kevin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PROSES BONGKAR,MUAT,DAN STUFFING YANG DILAKUKAN OLEH KRANI DAN OPERATOR PADA PT. SEGARA PASIFIC MAJU Markus, Kevin; Rismaya , Tresna; Alfiansyah , Pian
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 11 (2024): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Segara Pacific Maju (SPM)merupakan sebuah perusahaan jasa pelayanan yang melayani Depot, Gudang Logistik, dan Transportasi di Jakarta Indonesia. Omset produksi tahunan perusahaan adalah sekitar 20%, keberhasilan pada omset yang dimiliki oleh perusahaan tidak terlepas dari keterampilan manajemen perusahaan yang dibantu oleh tim yang kuat dari sumber daya manusia yang kompeten secara teknis, sehingga memberikan hasil yang terbaik bagi perusahaan dan membuat perusahaan tetap stabil dalam jasa pelayanan pengangkutan abrang. Kemudian, PT. Segara Pacific Maju (SPM) juga memiliki pergudangan dan transportasi yang efisien sehingga cukup diminati oleh klien / customer yang menggunakan jasa pada perusahaan PT. Segara Pacific Maju (SPM). Selain kelancaran operasional, kesuksesan PT. Segara Pacific Maju (SPM) juga didukung oleh sumber daya jaringan yang luas, baik secara lokal maupun perusahaan asosiasi diluar negeri, agensi dan kantor perwakilan. Setelah melaksanakan kegiatan kerja praktik/magang selama 3 minggu (21 hari) penulis ditempatkan pada bagian Pergudangan, Bongkar Muat dan Stuffing, dalam melaksanakan kerja praktik, penulis juga melihat langsung kedatangan Truck Kontainer dan proses bongkar muat yang ada di gudang oleh pihak Krani. Maka penulis mengangkat masalah yang terdapat di lapangan yaitu “Kurangnya Krani Dan Operator Dalam Gudang Dalam Proses Bongkar Muat Dan Stuffing Barang ”. Keterbatasan Krani Dan Operator dalam gudang sangat besar dikarenakan dalam melakukan proses bongkar muat dan stuffing barang menjadi sangat lambat sehingga sering terjadi penumpukan dan komplain dari supir truck dan Forwarder,