Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENGUNGKAP KENDALA PENERAPAN SAK EMKM PADA UMKM DI KECAMATAN SANDUBAYA Miftahatul Khairani Ulfa; Halpiah, Halpiah; Hery Astika Putra
Nusantara Hasana Journal Vol. 3 No. 11 (2024): Nusantara Hasana Journal, April 2024
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v3i11.1110

Abstract

This research is entitled “Uncover The Obstacles In Implementing SAK EMKM At UMKM In Sandubaya Sub-District”. The purpose of this research is to find out obstacles faced by UMKM actors in Sandubaya sub-district in implementing SAK EMKM. This research is a qualitative research with a narrative approach. The type of this research is used field research. Key informants in this research were the owners of UMKM in Sandubaya sub-district, especially UMKM of Bread UMKM Babakan Village, Tofu UMKM Abiantubuh Village, and Fried Onion UMKM Mandalika Village which is the focus of research. The results of this research indicate that some of the obstacles that are the cause of not implementing SAK EMKM at UMKM in Sandubaya sub-district are, lack of accounting knowledge of UMKM actors, improper perception regarding the recording of financial statements, there is no socialization about SAK EMKM to UMKM actors, absence competent of human resources in accounting and management, lack of educational background, average age fourty years old and above, and also the absence of regulations from the government,as well as to avoid taxes.
Perancangan Model Investasi Berdasarkan Perilaku Keuangan Untuk Mencapai Financial Independence Pada Gen-Z Suryadana, Rahmat; Halpiah; Hery Astika Putra
Jurnal Ilmiah Akuntansi Manajemen Vol. 8 No. 2 (2025): November
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Generasi Z (Gen-Z) yang lahir antara tahun 1997-2012 mewakili 27,94% dari populasi Indonesia dan menunjukkan pola perilaku keuangan konsumtif yang signifikan yang dipengaruhi oleh aksesibilitas teknologi digital dan media sosial, menghadapi tantangan dalam mencapai kemandirian finansial karena kecenderungan gaya hidup hedonis dan kebiasaan pengeluaran berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola perilaku keuangan Gen-Z, menguji pemahaman investasi mereka untuk mencapai kemandirian finansial, dan mengembangkan desain model investasi berdasarkan karakteristik perilaku keuangan mereka. Pendekatan penelitian kualitatif dengan metodologi design thinking digunakan, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan Gen-Z berusia 18-26 tahun di Kota Mataram, termasuk mahasiswa dan pekerja profesional dengan pendapatan/uang saku bulanan berkisar Rp 1.000.000 hingga Rp 3.000.000, sementara keabsahan data dipastikan melalui teknik triangulasi. Studi ini mengungkapkan bahwa 7 dari 8 informan menunjukkan perilaku keuangan konsumtif, terutama mengalokasikan dana untuk kebutuhan gaya hidup, pembelian trending, dan aktivitas sosial, namun meskipun demikian, 5 dari 8 informan menyatakan ketertarikan pada investasi berkeuntungan tinggi seperti Bitcoin, forex, saham, obligasi, dan logam mulia. Penelitian ini mengembangkan tiga desain model investasi: jangka pendek (< 1 tahun) meliputi reksadana pasar uang, deposito, saham growth, dan emas; jangka menengah (1-3 tahun) mencakup reksadana pendapatan tetap dan saham mid-cap; serta jangka panjang (> 3 tahun) terdiri dari saham blue chip, logam mulia, properti, dan cryptocurrency. Model investasi yang diusulkan mengakomodasi perilaku konsumtif Gen-Z sambil menyediakan jalur menuju kemandirian finansial melalui pendekatan investasi terstruktur, dengan kerangka design thinking secara efektif mengatasi kesenjangan antara perilaku keuangan saat ini dan tujuan keuangan jangka panjang, menawarkan solusi praktis bagi investor muda.