Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kualitas Air Tanah untuk Air Bersih di Surabaya Selatan Ariseno, Ilyas Ayub; Romadoni, Eka Rosi; Dewi, Trya Desiana
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Mahasiswa (student paper presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan kota menyebabkan banyak permasalahan salah satunyaadalah peningkatan infrastruktur yang berdampak pada pencemaranterutama pencemaran air tanah. Penduduk di wilayah SurabayaSelatan banyak menggunakan air tanah tersebut padahal secara fisiksudah tercemar, sehingga penggunaan air bersih beralihmenggunakan air pipa PDAM. Permasalahan lainnya yaitupertumbuhan penduduk dan pertumbuhan kota menyebabkan dayabuang limbah rumah tangga maupun industri makin meningkat.Tujuan dari penelitian ini adalah 1. Mengetahui kondisi kualitas air diSurabaya Selatan 2. Menganalisis faktor yang mempengaruhi kondisikualitas air tanah. Metode yang digunakan adalah metode survey dananalisis laboratorium, dimana sampling dilakukan pada delapan titikdi Surabaya Selatan. Data yang digunakan adalah data primer berupahasil penelitian, sementara data sekunder yang digunakan adalahStandar Baku Mutu Kualitas Air. Pengambilan sampel dilakukan padasemua jenis sumur dan diambil 8 sampel air tanah di SurabayaSelatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air di SurabayaSelatan sudah mengalami pencemaran baik secara fisik, kimiawimaupun mikrobiologis. Secara fisik dari delapan sampel, satu memilikiwarna kuning, berbau busuk, memiliki rasa yang asin yaitu di daerahMargorejo Tangsi. Secara kimia sampel di Bendul Merisi yangmelebihi batas maksimal adalah memiliki pH asam yaitu dengan nilai6,28, untuk parameter Nitrat sampel di Jagir Sidomukti melebihi batasmaksimal yaitu 17,324, Pagesangan-Jambangan dengan nilai 12,269,Petemon dengan nilai 22,338, Dukuh Menanggal dengan nilai 17,705,Bambe Dukuh Menanggal dengan nilai 30,796. Secara mikrobiologissemua sampel tidak dianjurkan untuk diminum karena kandunganbakteri yang terdapat dalam seluruh sampel sudah melewati batasyang ditentukan sesuai Standar Baku Mutu Kualitas Air, yaitu denganhasil > 1600 per 100 ml.
KARAKTERISTIK HIDROGEOMORFOLOGI MATA AIR DI KAWASAN KARST KECAMATAN KAYEN KABUPATEN PATI Dewi, Trya Desiana
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karst merupakan suatu medan dengan kondisi hidrologi yang khas sebagai akibat dari batuan yang mudah larut dan memiliki porositas sekunder yang berkembang baik (Ford dan Williams, 1989). Batuan yang mudah larut tersebut mengakibatkan wilayah karst banyak ditemukan mata air. Kecamatan Kayen memiliki sebanyak 17 desa, dan 4 diantaranya memanfaatkan mata air sebagai sumber air bersih dan air minum. Topografi dengan lereng terjal menyebabkan 4 desa tersebut tidak memungkinkan memanfaatkan air tanah. Mata air muncul ke permukaan bumi merupakan suatu indikasi adanya air tanah yang keluarnya dipengaruhi oleh faktor geomorfologi. Tujuan dari penelitian ini yaitu 1.) Menentukan pola persebaran mata air di Kecamatan Kayen berdasarkan pendekatan hidrogeomorfologi, 2.) Mengkaji karakteristik di Kecamatan Kayen berdasarkan pendekatan hidrogeomorfologi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan jenis penelitian berupa metode survei. Dilakukan survei dengan metode pengambilan sampel yaitu stratified purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1.) Pola persebaran mata air bergerombol berdasarkan analisis tetangga terdekat. Tersebar di bagian wilayah dengan satuan unit bentuklahan yaitu bagian selatan di Lereng dan Perbukitan Karst Terkikis (K2), dan bagian timur di Dataran Aluvial Karst (K5). 2.) Menurut tenaga pemunculannya, mata air di Kecamatan Kayen merupakan mata air gravitasi dengan jenis mata air depresi dan rekahan.