Khoirrinah, Nanda
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gangguan Bahasa pada Orang Dewasa yang Minim Interaksi dengan Lingkungan Sekitar Khoirrinah, Nanda
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jpbsi.v5i2.18488

Abstract

Kemampuan berkomunikasi seseorang pasti berbeda-beda antara satu dengan yang lain, diantaranya seperti orang yang sulit berkomunikasi dikarenakan adanya gangguan dalam kemampuan berbicara dan berbahasa. Gangguan dalam berkomunikasi tidak hanya dialami oleh penderita tunarungu dan orang berkebutuhan khusus lain, namun juga dapat terjadi pada orang yang kurang berinteraksi dengan lingkungan sosial yang ada disekitarnya. Gangguan berkomunikasi dapat diakibatkan dengan adanya gangguan dalam sistem pendengannya, gangguan susunan syaraf pusat, keterbelakangan mental, pola asuh yang salah dari lingkungan, dan sebagainya. Dengan begitu, pembuatan artikel ini bertujuan untuk dapat memberi masukan atau informasi kepada orang yang membutuhkan materi tentang materi yang bersangkutan, yaitu “Gangguan Bahasa pada Orang dewasa yang Minim Interaksi dengan Orang Sekitar”. Dan juga untuk mengetahui bagaimana dalam membimbing dan mengembangkan kemampuan berbahasa pada seseorang.Penelitian ini menggunakan metode penelitian meta-analisis. Yaitu penelitian yang menggunakan data sekunder berupa data-data hasil penelitian sebelumnya.Beberapa penyebab yang terjadi sehingga menyebabkan terjadinya gangguan berbahasa: 1. Adanya kebiasaan buruk yang dilakukan orang tua atau anak 2. Adanya masalah pada bagian fisiknya, hal ini tidak bisa dihindari terutama jika sudah timbul sejak masih di dalam kandungan. 3. Tidak adanya interaksi antara orang tua dan anak.seorang yang mengalami kesulitan dalam tranformasi berbicara sangat memerlukan kegiatan berkomunikasi. Salah satu gejala pada seseorang gangguan bahasa dan bicara, yaitu terdapat kesalahan pengucapan, baik dalam mekanisme pergerakan titik artikulasi maupun dalam pengucapannya. Penanganan yang dapat dilakukan untuk orang yang mengalami gangguan bahasa dan bicara adalah dengan melakukan terapi bicara, oral motorik, dan intonasi melodi.