Permasalahan pada penelitian ini hasil belajar matematika,dengan kegiatanpembelajaran yang masih menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenispenelitian Quasi experimental design dengan teknik Noneequivalent Group Desingn. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri Kalikuto,Kecamatan, Grabag, Kabupaten Magelang yang berjumlah 32 siswa. Teknik penentuansampel ini secara random. Sampel penelitian ini kelompok B yang berjumalah 16 siswa,sebagai kelompok eksperiment yang diberikan pembelajaran dengan mengggunakanmodel pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS). Kelompok A yang berjumalah16 siswa sebagai kelompok kontrol yang diberikan pembelajaran menggunakan modelpembelajaran konvensional. Data hasil belajar matematika dikumpulkan dengan teknikTes dan observasi. Yang dianalisis menggunakan teknik analisis anava satu jalur (one way anava) dan uji deskriptif. Berdasarkan hasil analisis diperoleh taraf signifikan 5%diperoleh nilai (Sig) basd on mean adalah 0,19 > 0,05. kelas eksperiment ( X ) diperoleh =61,50. Setandar deviasi (Sd) = 8,246. untuk rata-rata tes awal kelas kontrol ( X ) diperoleh = 61,50. Setandar deviasi (Sd) = 9,107. untuk tes akhir peroleh nilai rata-ratates kelas eksperiment ( X ) diperoleh = 77,25. Setandar deviasi (Sd) = 5,209. untuk ratarata tes akhir kelas kontrol ( X ) diperoleh = 72,00. Setandar deviasi (Sd) = 6,693.Terdapat peningkatan hasil belajar dan pengaruh pada kelas eksperimen denganmenerapakan model pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS)