Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia dan Implikasinya terhadap Ketahanan Ekonomi Wilayah: Studi Kasus 10 Kota/Kabupaten Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015-2024 Salsabilla Nur Cahyani; Muh Hisyam Probowo S.; Dhiya Salsabila; Iftinanti Hanun; Aditya Putri Ramadhani; Dava Amni Herdinansyah; Prof. Dra. Indah Susilowati, M.Sc., Ph.D.; Aini Nur Furoida; Jubakti Anggoro
Economics and Digital Business Review Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap ketahanan ekonomi wilayah di Provinsi Jawa Tengah, dengan mengambil studi kasus pada 10 kota/kabupaten selama periode 2015–2024. IPM digunakan sebagai indikator utama pembangunan manusia yang terdiri dari komponen pendidikan (Harapan Lama Sekolah), kesehatan (Angka Harapan Hidup), dan daya beli (Pengeluaran per Kapita). Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan regresi data panel menggunakan model Common Effect Model (CEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap IPM dengan nilai R-squared sebesar 0,990, mengindikasikan bahwa model dapat menjelaskan 99% variasi IPM. Uji asumsi, klasik menunjukkan bahwa model bebas dari masalah heteroskedastisitas, normalitas residual terpenuhi, dan meskipun terdapat autokorelasi, model tetap valid untuk analisis eksplanatif. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan daya beli masyarakat sebagai upaya memperkuat ketahanan ekonomi wilayah.
Analisis Kondisi Lingkungan Pesisir dan Permasalahan Sampah di Pantai Mangunharjo Kota Semarang Ash-shidiqy, Muhammad Iqbal; Adhira, Faris Tsani; Al Farouq, Muhammad Umar; Dhia Naura Vinolia Ghanim; Hapsari, Putri Mei; Salsabila, Dhiya; Iftinanti Hanun; Fidyasari, Nur Afifah; Setyaputra, Muhammad Hisyam Prabowo; Susilowati, Indah
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 10 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v10i1.33662

Abstract

Permasalahan sampah laut di wilayah pesisir sering kali dipandang secara simplistis sebagai akibat dari rendahnya etika lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi lingkungan pesisir dan permasalahan sampah di Pantai Mangunharjo dengan mengintegrasikan perspektif Blue Economy dan Blue Justice. Dengan menerapkan metode campuran (mixed-methods), data dikumpulkan melalui survei terhadap 38 responden, pemetaan partisipatif, photovoice, dan wawancara mendalam yang diolah menggunakan perangkat lunak Atlas.ti. Hasil penelitian menunjukkan adanya kontradiksi yang signifikan; kesadaran lingkungan responden tergolong tinggi (2.01), namun perilaku pengelolaan sampah tetap berada pada kategori sedang cenderung rendah. Dokumentasi visual melalui photovoice mengonfirmasi terjadinya fenomena "jebakan sampah" pada akar mangrove akibat ketiadaan sistem drainase. Analisis diagram jaringan mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran pemerintah memicu pengabaian infrastruktur secara kronis, yang kemudian memaksa warga melakukan praktik pembuangan sampah berbahaya sebagai pilihan rasional untuk bertahan hidup. Penelitian ini menyimpulkan bahwa krisis di Mangunharjo adalah bentuk ketidakadilan sistemik di mana kerentanan ekonomi masyarakat pesisir diperparah oleh absennya dukungan fasilitas negara. Rekomendasi utama riset ini menekankan perlunya intervensi infrastruktur pengelolaan limbah yang inklusif dan integratif untuk memutus rantai jebakan sistemik tersebut.