Perancangan ulang interior kantor Administrasi PT Biofarma dilakukan sebagairespons terhadap kebutuhan ruang kerja yang lebih fleksibel, kolaboratif, dan mendukungproduktivitas pegawai. Ruang eksisting cenderung statis, tertutup, dan terkotak per divisi,sehingga membatasi interaksi antarpegawai. Oleh karena itu, pendekatan Activity BasedWorkplace (ABW) diterapkan dalam perancangan untuk menciptakan lingkungan kerjayang adaptif dan berorientasi pada aktivitas. ABW memungkinkan pegawai bekerja darimana saja di dalam kantor, bergantung pada jenis aktivitas yang dilakukan, seperti fokusindividu, kerja tim, diskusi cepat, atau istirahat. Metode perancangan dilakukan melaluiobservasi langsung, wawancara, dokumentasi, serta analisis kebutuhan ruang dan aluraktivitas tiap divisi. Zona-zona kerja kemudian dibentuk berdasarkan fungsi, seperti focuszone, collaborative zone, serta lounge & pantry. Hasil perancangan menunjukkanpeningkatan kualitas ruang secara fungsional dan psikologis. Ruang menjadi lebih terbuka,komunikatif, dan selaras dengan kebutuhan kerja modern yang dinamis. Perancangan inidiharapkan dapat mendukung aktivitas pegawai serta memperkuat citra perusahaanmelalui lingkungan kerja yang lebih fleksibel.Kata kunci: perancangan interior, kantor, activity based workplace, fleksibilitas