Islamy, Bunga
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TEMA DAN PENOKOHAN DRAMA LAUTAN BERNYANYI KARYA PUTU WIJAYA; SEBUAH KAJIAN SOSIOLOGI DRAMA Rahmah, Fitri; Islamy, Bunga
TONIL: Jurnal Kajian Sastra, Teater dan Sinema Vol 19, No 2: September 2022
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/tnl.v19i2.7613

Abstract

Drama Lautan Bernyanyi merupakan salah satu karya Putu Wijaya yang menarik untuk diteliti.  Drama ini merupakan salah satu ungkapan kritiknya terhadap kebiasaan masyarakat yang sangat mempercayai mitos-mitos. Penelitian ini memiliki tiga tujuan yakni: pertama, mengetahui tema dan konflik pada drama Lautan Bernyanyi, kedua mengetahui penokohan dalam drama Lautan Bernyanyi, ketiga melihat adanya hubungan antara latar belakang sosial historis pengarang sebagai aspek yang mempengaruhi karyanya. Penelitian ini menggunakan teori sosiologi sastra Lucien Goldman. Teori ini memiliki pusat perhatian pada relasi antara tokoh dengan tokoh, dan tokoh dengan objek yang ada di sekitarnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan content analysis dari Krippendorf, yakni metode yang dipergunakan untuk meneliti fenomena-fenomena simbolik dengan tujuan untuk menggali dan mengungkapkan fenomena yang teramati merupakan isi, makna, dan unsur esensial karya sastra.Hasil penelitian ini berupa data kualitatif yang berisi tema dan penokohan drama Lautan Bernyanyi sebagai sebuah kajian sosiologi yang tidak hanya menjelaskan tema dan penokohan akan tetapi juga menemukan aspek-aspek sosiologi dalam drama serta menjelaskan latar belakang sosial historis penulis yang berpengaruh pada karangannya.  Melalui deskripsi tema akan ditemukan adanya konflik dalam drama Lautan Bernyanyi yang berpusat pada konflik batin tokoh Kapten Leo. Tokoh ini memiliki pertentangan pemikiran diantara logika dengan mitos yang berkembang di masyarakat sekitarnya. Penokohan setiap tokoh dalam drama Lautan Bernyanyi juga dapat menggambarkan pemikiran-pemikiran pengarang dalam menanggapi realita sosial masyarakat Bali sebagai latar budaya dalam drama ini. Melalui deskripsi tema dan penokohan akan terindetifikasi aspek-aspek sosiologi yang ada dalam drama dan kemudian mengungkapkan latar belakang sosial historis pengarang sebagai bagian dari masyarakat Bali yang mempengaruhi karya yang diciptanya. Drama ini sebagai sebuah karya fiksi tentu memiliki hubungan dengan fenomena sosial di masyarakat. Lautan bernyanyi sebagai sebuah karya drama yang diciptakan putu Wijaya pada dasarnya mengungkapkan ketika kepercayaan masyarakat begitu kuat pasti akan dapat mempengaruhi orang-orang yang berada di dalam masyarakat tersebut meskipun mereka mencoba untuk menentangnya. Adapun luaran penelitian yang ditargetkan berupa publikasi ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi (SINTA 4).Kata_kunci : penokohan, tema, drama, sosiologi sastra, pengarang.
Model Pembuatan Profil Ekowisata Berbasis Teknologi Drone Padukuhan Bleberan Desa Banaran Kabupaten Kulon Progo D.I.Yogyakarta Yudiaryani, Yudiaryani; Rino Pungkiawan, Pius; Islamy, Bunga
Dance and Theatre Review Vol 8, No 1: May 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/dtr.v8i1.14083

Abstract

Penelitian ini merupakan salah satu cara untuk menerapkan cara perancangan terpadu antara teknologi digital, seni, budaya, dan konsevasi hayati. Pentingnya pembuatan profil padukuhan dan kelurahan berdasarkan data potensi desa dan kelurahan, serta data tingkat perkembagan desa dan kelurahan. Berdasarkan identifikasi permasalahan, profil Desa Banaran terbaru telah memuat beberapa data dan informasi seperti yang dipersyaratkan dalam Permendagri Nomor 12 Tahun 2007. Namun, data lain masih belum lengkap. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan penelitian ini adalah melakukan pembuatan profil Padukuhan Bleberan Desa Banaran yang memuat data potensi desa secara teknologi drone, dan menyajikan data profil Padukuhan Bleberan Desa Banaran yang dapat diakses dalam versi elektronik digital.  Metode yang digunakan adalah pengumpulan data sekunder, survei, dan wawancara. Evaluasi dari kegiatan ini dilakukan secara langsung pada saat kegiatan pembuatan profil, sehingga sesuai keingina n masyarakat sasaran. Pengunaan teknologi Komputer mampu menyimpan data secara permanen dan  langsung diakses masyarakat. Dua pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Teknologi Drone dan pendekatan Ekowisata Alam. Teknologi drone bertujuan memberikan informasi hasil analisa data spasial yang di analisis dalam aplikasi digital. Pendekatan Ekowisata adalah bentuk pariwisata yang penting untuk konservasi hayati. Dengan mendukung dan mempromosikan ekowisata, masyarakat mampu melindungi keanekaragaman hayati dan keindahan alam.Kata kunci: ekowisata; teknologi drone; model profil; dukuh Bleberan.