Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penerapan Rapor Digital Madrasah (RDM) Menggunakan Metode Technology Acceptance Model Dacosta, Yuliyani Lestari; Ediyansyah, Ediyansyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1854

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang ditemukan di MTsN Tanjungpinang, yang terlihat dari inovasi teknologi rapor digital madrasah yang telah berjalan selama beberapa waktu, namun masih terdapat beberapa kekurangan. Oleh karena itu, metode TAM (Technology Acceptance Model) digunakan untuk melihat seberapa efisien rapor digital madrasah sebagai inovasi teknologi dalam mengevaluasi hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kependidikan dan operator rapor digital madrasah di MTsN Tanjungpinang yang berjumlah 42 orang. Dalam penelitian ini, jumlah sampel yang digunakan adalah keseluruhan populasi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang hasilnya dianalisis melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji regresi linier berganda, uji F (simultan), uji t (parsial), dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kemudahan penggunaan dan kemanfaatan aplikasi rapor digital madrasah berpengaruh signifikan terhadap penerimaan teknologi rapor digital madrasah oleh pengguna. Hasil ini dapat dilihat dari uji simultan (uji F) yang menunjukkan bahwa nilai Fhitung sebesar 27,926 dan Ftabel sebesar 3,238, sehingga Fhitung > Ftabel, yang berarti kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan. Selain itu, pengaruh ini juga dibuktikan dengan hasil uji determinasi sebesar 0,567. Hasil ini menunjukkan bahwa hubungan antar variabel tergolong kuat, yaitu sebesar 56,8%. Dari hasil pengujian, diperoleh bahwa variabel persepsi kemanfaatan (perceived usefulness) dan persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) berpengaruh signifikan terhadap penerimaan teknologi informasi.