Pemulihan pasca stroke merupakan proses panjang yang dapai berlangsung selama beberapa tahun dan tergantung jenis stroke yang diderita. Upaya rehabilitasi yang dapat dilakukan diantaranya terapi alternatif bagi penderita stroke seperti akupunktur, Arornaterapi, Hidroterapi, Yoga, dan Terapi nutrisi. Pusat Rehabilitasi stroke Singkarak cukup banyak dikunjungi pasien stroke, dengan rata-rata pasien 620 orang per bulan. Rehabilitasi di sini dilakukan dengan menggunakan metode akunpuntur, yang ditawarkan melalui paket perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi akupuntur terhadap tingkat kesembuhan pasien post stroke di Pusat Rehabilitasi Stroke Singkarak Tahun 2012.Jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain Pre-test and Post-test design. Populasi adalah seluruh pasien post stroke yang menjalani terapi akupunktur di Pusat Rehabilitasi Stroke Singkarak. Sampel diambil purposive sampling, sebanyak 10 orang. Pengolahan dan analisa data dilakukan secara komputerisasi.Hasil analisa univariat diketahui rata-rata tingkat kesembuhan pasien post stroke yang menjalani terapi akupunktur sebelum intervensi adalah 1,1, dan rata-rata tingkat kesembuhan pasien post stroke yang menjalani terapi akupunktur sesudah intervensi adalah 2,4. Hasil analisa bivariat terdapat pengaruh bermakna pelaksanaan terapi akupunktur terhadap tingkat kesembuhan pasien post stroke, nilai p=0.022.Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh bermakna pelaksanaan terapi akupunktuf terhadap tingkat kesembuhan pasien post stroke. Diharapkan kepada pusat rehabilitasi agar dapat melakukan pendekatan secara psikologis bagi pasien yang takut dan tidak patuh dalam pelaksanaan terapi akupunktur agar terapi dapatterlaksana secara efektif sejakpertama kali dilakukan.Kata Kunci : Therapy Akupuntur, Tingkat Kesembuhan Stroke, Rehabilitasi