Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEMAMPUAN GURU TAMAN KANAK-KANAK (TK) DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA SE-GUGUS SLEMAN Aryani, Riska Avi
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 10 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan guru Taman Kanak-kanak (TK) dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka se-Gugus Sleman dalam perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian evaluasi pembelajaran dengan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode penelitian survey yang dilakukan di Kabupaten Sleman khususnya sekolah TK se-Gugus Sleman. Populasi dalam penelitian terdiri dari guru TK se-Gugus Sleman yang berjumlah 128 guru yang dipilih dengan menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan instrument 27 item pertanyaan yang telah diuji validitas dan reliabilitas dengan hasil Cronbach Alpha sebesar 0,938. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif berbentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru TK dalam menerapkan Kurikulum Merdeka se-Gugus Sleman adalah 34 guru (26,56%) berada pada kategori sangat mampu, 93 guru (72,66%) berada pada kategori mampu, 1 guru (0,78%) pada kategori tidak mampu, dan 0% guru pada kategori sangat tidak mampu menerapkan Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, kemampuan guru TK dalam menerapkan Kurikulum Merdeka se-Gugus Sleman adalah mampu.
Implementing a Deep Learning Approach in Local Cultural Arts Education for Early Childhood: A Qualitative Study in Yogyakarta Aryani, Riska Avi; Pamungkas, Joko
GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education Vol. 6 No. 2 (2025): GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/gns.v6i2.229

Abstract

This study examines the implementation of a deep learning approach in local cultural arts education for early childhood within a kindergarten setting in Yogyakarta. Using a qualitative descriptive design, data were collected through classroom observations, teacher interviews, and documentation. The analysis focused on key dimensions of deep learning, including meaningful learning, active exploration, collaboration, and reflective practice. The findings indicate that integrating local cultural arts through a deep learning–oriented approach supports children’s engagement, creativity, cultural awareness, and social interaction. Learning activities encouraged children to explore artistic processes, express ideas, collaborate with peers, and engage in simple reflection on their experiences. Teachers played a central role in facilitating inquiry-based and contextually relevant learning environments. However, challenges emerged related to teachers’ understanding of deep learning principles, limited instructional time, and constraints in learning resources. This study highlights the contextual potential of deep learning approaches to strengthen culturally responsive pedagogy in early childhood education and provides practical insights into the implementation of arts-based learning grounded in local culture.
Pengenalan Hewan dalam Implementasi Pembelajaran Sains Anak Usia Dini Aryani, Riska Avi; Hayati, Nur
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 9 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1429

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan pembelajaran sains hewan  , mengenai perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen pembelajaran yang mencakup strategi, media, pengaruh terhadap anak, serta kendala guru dalam mengenalkan konsep sains kepada anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 2 guru kelas B, kepala sekolah, dan 26 anak kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan guru menerapkan pembelajaran kontekstual melalui kegiatan Safari Masjid sebagai eksplorasi lingkungan dengan dukungan media 3D, video, dan buku cerita sains. Pendekatan science inquiry dan learning by doing meningkatkan berpikir ilmiah, rasa ingin tahu, empati, serta karakter anak. Kendala utama meliputi keterbatasan fasilitas, alat peraga, dan pengalaman langsung. Diperlukan peningkatan kompetensi guru dan media berbasis lingkungan agar pembelajaran lebih bermakna.