p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sangkala
Widyasari, Riztika Widyasari
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PEMBELAJARAN MELALUI PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MAHASISWA TENTANG PANCASILA Pradana, Hirnanda Dimas Pradana; Widyasari, Riztika Widyasari
JURNAL SANGKALA Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Sangkala
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/js.v3i1.199

Abstract

Penelitian survey ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman mahasiswa tentang penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa. Sampel penelitian adalah mahasiswa angkatan 2022/2023 dari seluruh mahasiswa aktif. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis dengan teknik persentase. Hasil penelitian ini secara umum yakni mahasiswa belum sepenuhnya memahami implementasi nilai-nilai Pancasia dalam kehidupan sehari-hari. Secara khusus, didapatkan hasil bahwa mahasiswa tahun angkatan 2022 rata-rata pemahaman Pancasila yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari rata-rata 76, 19% dengan predikat C (Cukup Baik). Pemahaman tertinggi mahasiswa ada pada konsep Pancasila dalam kehidupan masyarakat dengan persentase 100%. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa secara konseptual memahami bahwa Pancasila sangat penting untuk dijadikan landasan dalam kehidupan bermasyarakat. Sementara itu, pemahaman terendah mahasiswa adalah angket nomor 30 mengenai kegiatan kemanusiaan untuk memberikan yang terbaik untuk orang lain mendapat dukungan dari 3 kelas atau 100%. Secara umum, pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai Pancasila, baik secara konseptual maupun implementatif perlu ditingkatkan, khususnya dalam pengambilan keputusan untuk kepentingan bersama.
GEGER GANDRUNG BANYUWANGI PADA MASA ORDE BARU (PERSPEKTIF SEJARAH DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH DI SMA) Nurulita, Hervina Nurulita; Widyasari, Riztika Widyasari
JURNAL SANGKALA Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Sangkala
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/js.v3i1.203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Ingin meneliti dan mendiskripsikan perkembangan kesenian gandrung tahun 1997 – 2001; 2) Ingin meneliti dan mendiskripsikan Bagaimana perkembangan kesenian gandrung tahun 2002 – 2006; 3) Ingin meneliti dan mendiskripsikan kesenian gandrung ditinjau dari aspek ekonomi, bidaya dan pariwisata; 4) Ingin meneliti dampak penetapan kesenian gandrung sebagai maskot Banyuwangi pada tahun 2002. Metode yang digunakan adalah metode penelitian sejarah yang terdiri dari: 1) heuristik, (2) kritik, (3) interpretasi, (4) historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Secara garis besar kostum, peralatan dan tata laku kesenian gandrung pada periode tahun 1997 – 2001 tidak mengalami perkembangan. Pada periode 1997 – 2001, kesenian gandrung mendapat pengaruh dari kesenian islami seperti hadrah. Kesenian gandrung mengalami perkembangan pesat setelah keluarnya ketetapan Bupati pada tahun 2002 tentang penetapan gandrung sebagai maskot pariwisata Banyuwangi, Dari segi peralatan, kostum, musik pengiring dan tata laku kesenian gandrung masih sama dengan aslinya / pakemnya. Penetapan gandrung sebagai maskot Banyuwangi ini membawa dampak besar terutama bagi kesenian gandrung itu sendiri. Dalam bidang pendidikan gandrung diwajibakan untuk diajarkan menjadi pelajaran ekstrakurikuler di sekolah baik tingkat SD sampai SMA.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN SEJARAH Anggaretha, Devi Dian Anggaretha; Widyasari, Riztika Widyasari; Yudiana, I Kadek Yudiana
JURNAL SANGKALA Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Sangkala
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/js.v3i2.260

Abstract

Hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah kelas X B masih rendah, disebabkan guru monoton menggunakan metode ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Sejarah. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan memberikan tindakan dalam dua siklus pembelajaran yang terdiri dari dua kali pertemuan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2023 . Subyek penelitianya adalah 29 siswa kelas X B MAN 3 Banyuwangi. Hasil belajar kognitif diperoleh dari hasil Test sedangkan hasil belajar afektif diperoleh dari lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan hasil belajar kognitif dimana pada siklus I mencapai 40% dengan nilai rata-rata 76.34 yang masih belum mencapai ketuntasan. Persentase tersebut dikategorikan nilai cukup rendah. Karena pada siklus I dinilai cukup rendah, dilakukan penelitian lanjutan di siklus II dimana hasil nilai belajar kognitif dan afektif dinilai meningkat. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar kognitif pada siklus II meningkat sebanyak 30% menjadi 70% dengan rata-rata nilai 93.10%, dan afektif meningkat 17.25% menjadi 82.75%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam penilaian kognitif maupun afektif pada pembelajaran Sejarah kelas X-B MAN 3 Banyuwangi.
ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH DI MAN 3 BANYUWANGI Tasya, Agnes Tasya; Widyasari, Riztika Widyasari; Yudiana, I Kadek Yudiana
JURNAL SANGKALA Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Sangkala
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/js.v3i2.261

Abstract

Kurikulum merdeka adalah inisiatif pendidikan Indonesia yang bertujuan untuk memberikan lebih banyak kebebasan kepada sekolah dalam merancang pembelajaran sesuai dengan karakter dan kebutuhan peserta didik. Dengan kurikulum  merdeka diharapkan dapat meningkatkan  hasil  motivasi  belajar  siswa  dan  prestasi  akademik.  Tujuan  penelitian  ini untuk  mengetahui  bagai mana  pemahaman  guru  tentang  kurikulum  merdeka,  bagai mana implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran sejarah di MAN 3 Banyuwangi dan hambatannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yaitu kualitataif deskriptif. dan teknik  pengumpulan  data yang  digunakan  yaitu  observasi,wawancara,  serta  dokumentasi. Data dianalisis dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesi mpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan pemahaman guru serta i mplementasi kurikulum merdeka sudah sesuai dengan ketentuan pada kurikulum merdeka dan untuk penerapan kurikulum merdeka pada mata pelajaran sejarah hanya diterapkan pada kelas X dan pada kelas XI yang sudah diterapkan dari awal tahun 2022 dengan baik dan sesuai dengan kurikulum merdeka. Kurikulum dalam pembelajaran sejarah dibagi menjadi dua fase yaitu fase E untuk kelas X dan fase F untuk kelas XI dan pembelajaran sejarah tidak dibagi menjadi sejarah peminatan dan sejarah wajib. Pada kurikulum merdeka pembelajaran ini dirubah menjadi pembelajaran sejarah  saja  dan  dalam  penerapannya  kurikulum  merdeka  pada  MAN  3  Banyuwangi ini menggunakan program projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) dan profil pelajar rahmatan lil’alamin (P2RA) yang di mana projek ini sudah dii mplementasikan dengan baik dan sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh kementrian agama. Hambatan yang dialami oleh  pihak  sekolah  maupun  peserta  didik  penyesuaian  pembelajaran  berbasis projek  dan pengembangan keterampilan peserta didik.