Soda Betu, Fransiskus
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Strategi Pembelajaran Inkuiri: Sebuah Tawaran dalam Desain Tujuan Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti pada Capaian Pembelajaran Pribadi Peserta Didik Fase E Soda Betu, Fransiskus
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53544/sapa.v8i1.406

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas strategi pembelajaran inkuiri (SPI) sebagai sebuah tawaran dalam desain tujuan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti pada capaian Pembelajaran Pribadi Peserta Didik fase E. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan yang mengambil sumber data dari berbagai tulisan untuk analisis dan dipaparkan dalam satu kesatuan pemikiran yang utuh. Hasil yang diperoleh, yakni (1) Strategi pembelajaran inkuiri sebagai rangkaian kegiatan pembelajaran menekankan pentinya proses berpikir kritis dan analisis untuk menemukan apa yang ditanyakan, (2) SPI dapat meningkatkan efektivitas belajar peserta didik, (3) SPI dinilai cocok untuk desain Tujuan Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti pada Capaian Pembelajaran Pribadi Peserta Didik Fase E. Dengan memanfaatkan strategi pembelajaran inkuiri, para pendidik memiliki alternative dalam mendesain tujuan pembelajaran.
Objectives -Oriented Evaluation: The Tylerian Tradition Sebagai Tawaran Evaluasi terhadap Satuan Pendidikan Sekolah Dasar Soda Betu, Fransiskus
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53544/sapa.v8i2.474

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang Objectives-oriented Evaluation: the Tylerian Tradition sebagai tawaran evaluasi terhadap satuan pendidikan sekolah dasar dari perspektif evaluasi kurikulum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan yang mengambil sumber data dari berbagai tulisan untuk analisis dan dipaparkan dalam satu kesatuan pemikiran yang utuh. Hasil yang diperoleh, yakni (1) objectives-oriented evaluation: the Tylerian tradition merupakan pendekatan evaluasi yang menekankan aspek tujuan; (2) langkah-langkah evaluasinya menekankan aspek tujuan; (3) evaluasi Tyler dipakai untuk melihat komponen tujuan, konten, proses, dan penilaian pada tingkat Sekolah Dasar. Dengan memanfaatkan evaluasi Tyler, para pendidik memiliki alternatif dalam mendesain evaluasi dan asesmen pembelajaran.
Model Pembelajaran Treffinger Sebagai Cara Memproseskan Materi Pendidikan Agama Katolik Soda Betu, Fransiskus
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53544/sapa.v9i1.631

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang model pembelajaran treffinger sebagai salah satu cara memeroseskan materi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik ditinjau dari perspektif kurikulum dan pembelajaran. Penelitian ini mengadopsi metode literatur yang merangkul data dari berbagai sumber tulisan untuk dianalisis, kemudian disajikan secara terpadu dalam satu kerangka pemikiran yang terkait dengan proses pembelajaran berbasis model treffinger. Hasil yang diperoleh, yakni (1) model treffinger dapat diidentifikasi sebagai Creative Problem Solving, sebuah pendekatan yang signifikan dalam memajukan pemecahan masalah kreatif. (2) memiliki tiga komponen, yakni understanding, challenge; generating ideas, (3) preparing for action. (3) model treffinger cocok untuk materi yang berkaitan dengan upaya kreatif dalam memecahkan masalah. Oleh karena itu, disarankan agar penerapan model treffinger lebih lanjut diintegrasikan ke dalam kurikulum Pendidikan Agama Katolik untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah kreatif peserta didik.