Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KOMPETENSI PENYULUH KESEHATAN DENGAN PERILAKU KESEHATAN IBU DAN ANAK DI PUSKESMAS RIJALI KOTA AMBON Baharudin Subandi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.738 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i4.176

Abstract

Kondisi kesehatan ibu ini menjadi faktor penyebab kematian bayi sebagaimana diungkapkan oleh Gabr (1986), yaitu (1) faktor biologis, (2) faktor keluarga berencana; menyangkut masalah jarak kelahiran (spacing), waktu (timing) dan jumlah melahirkan, (3) faktor sosial dan lingkungan, termasuk sumber dan cara teerjadinya infeksi (mode of infection), (4) faktor perawatan medis, termasuk konsultasi genetik, perawatan prental, natal dan neo-natal, serta perawatan anak termasuk gizi dan imunisasi. Jenis penelitian adalah survey yang bersifat deskriptif dan cross sectional, pengumpulan data dengan observasi dan kuesioner yang dilakukan di Puskesmas Rijali selama bulan September 2017. Teknik sampling yang digunakan adalah proportionate sratified random sampling dan didapatkan 208 sampel yang tersebar pada 9 posyandu balita.. Hasil penelitian menunjukkan responden yang mengatakan tenaga penyuluh yang memberikan penyuluhan kurang berkompeten yang memiliki perilaku kesehatan ibu dan anak kurang (70,7%) proporsinya lebih besar. Responden yang mengatakan tenaga penyuluh yang memberikan penyuluhan berkompeten yang memiliki perilaku kesehatan ibu dan anak pada kategori baik (64,7%). Hasil uji statistik dengan taraf signifikansi 0,05 diperoleh nilai p = 0,001, maka nilai p < 0,05 jadi Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kompetensi penyuluh dengan perilaku kesehatan ibu dan anak di Puskesmas Rijali Kota Ambon. Kata Kunci: Kompetensi penyuluh, Perilaku, Kesehatan ibu dan anak
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Jatuh pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Inakaka Ambon Baharudin M. Subandi; Suardi Zurimi; Aisa Jiali
Science Techno Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Science Techno Health Journal
Publisher : Science Techno Health Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia memiliki masalah kesehatan salah satunya jatuh yang mengakibatkan cedera serius maupun tidak serius dan perasaan takut jatuh kembali. Kejadian jatuh pada lansia dapat dipengaruhi oleh faktor internal yaitu penglihatan, pendengaran, neuromuskular dan faktor eksternal yaitu pola tidur dan lingkungan. Panti Sosial Tresna Werdha Inakaka merupakan salah satu panti sosial yang berada di kelurahan passo, Kecamatan Baguala. Panti Sosial Tresna Werdha Inakaka terdapat 29 jiwa dengan klasifikasi laki-laki berjumlah 12 jiwa dan perempuan berjumlah 17 jiwa. Dalam penelitian ditemukan lansia yang mengalami resiko rendah jatuh sebanyak 17 responden, faktor lingkungan yang baik 14 responden, lansia yang mengalami pola tidur yang baik sebanyak 12 responden (41.4%) sedangkan lansia yang mengalami stres sebanyak 8 responden (27.6%). Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian observasional analitik dan menggunakan pendekatan cross sectional, dengan tujuan untuk melihat hubungan faktor lngkungan, stress dan pola tidur dengan kejadian jatuh pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Inakaka Ambon, teknik pengumpulan data menggunakan data primer yaitu wawancara dan pembagian kuesioner, sedangkan data sekunder meliputi data tambahan dan studi dokumentasi dan kepustakaan dengan jumlah responden sebanyak 30 lansia. Data yang telah dikumpulkan diolah dan dianalisis dengan menggunakan computer dengan program statistik (spss) Versi 23. Analisa data univariat dan bivariate dengan uji chi-square (p<0.05). Hasil analisa bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan faktor lingkunga Dengan kejadian jatuh pada lansia (p=0.007),tidak terdapat hubungan stress lansia dengan kejadian jatuh pada lansia (p=1.000) dan terdapat hubungan pola tidur dengan kejadian jatuh pada lansia (p=0.005). Dari data yang dihasilkan terdapat sikap dan peran tenaga kesehatan agar memantau dan ikut memperhatikan mengenai faktor penyebab jatuh lansia dengan menyampaikan kepada pihak keluarga terdekat bahwa lansia dengan menimbulkan sikap dari keluarga untuk ikut memperhatikan lansia dirumah dan di Panti Sosial Tresna Werda Inakaka Ambon.