Hasin , Al
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMASI PENJADWALAN KARYAWAN RAMAYANA BALLET PRAMBANAN (PT TWC) Nugraha, Helmi Prima; Hasin , Al
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 5 (2025): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjadwalan karyawan merupakan bagian integral dari manajemen operasional, yang dirancang untuk memastikan sumber daya manusia diorganisasi secara efisien dalam mendukung tujuan perusahaan. Implementasi sistem penjadwalan yang ada saat ini menunjukkan sejumlah kelemahan yang berdampak pada efektivitas operasional dan kesejahteraan karyawan. Optimasi penjadwalan operasional adalah suatu proses untuk menentukan waktu terbaik untuk menjalankan suatu operasi dengan mempertimbangkan sumber daya, waktu, biaya, dan pengaruhnya terhadap efektivitas dan efisiensi organisasi. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah mengidentifikasi berbagai faktor yang menyebabkan sistem penjadwalan di PT.Taman Wisata Candi belum optimal. Laporan magang ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang mencakup observasi dan wawancara dengan manajer, kepala bagian, serta staff di Kantor Unit Teater dan Pentas PT TWC. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, upaya peningkatan efektivitas kinerja karyawan, Ramayana Ballet Prambanan PT TWC dapat mempertimbangkan langkah-langkah tambahan seperti: pengkajian ulang penjadwalan karyawan terutama pembagian proporsional antara pelayanan dan administrasi guna meningkatkan efektivitas kinerja karyawan. Kemudian mengkaji ulang kebutuhan sumber daya manusia pada bagian-bagian operasional guna mendukung kinerja dan kesejahteraan karyawan yang beriringan dengan efektivitas pementasan. Penjadwalan karyawan di Ramayana Ballet Prambanan PT TWC menunjukkan hasil yang masih perlu disempurnakan, terdapat tantangan signifikan seperti: ketidakseimbangan pembagian tugas layanan dan administrasi, kekurangan tenaga kerja yang menyebabkan jam kerja berlebih saat high season, dan perlunya manajemen mengisi posisi kosong. Meskipun ada kompensasi lembur, diperlukan evaluasi dan penjadwalan ulang untuk meningkatkan efisiensi dan kesejahteraan karyawan secara berkelanjutan.