Nosa Dinda Putri
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Analisis Laporan Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Aktivitas Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Pada PT. Taspen KCU Medan : Analisis Laporan Keuangan Dengan Menggunakan Rasio Aktivitas Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Pada PT. Taspen KCU Medan Nosa Dinda Putri; juliati, yenni samri; syafina, laylan
AKASYAH: Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Audit Syariah Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal AKASYAH: Akuntansi, Keuangan dan Audit Syariah
Publisher : Department of Islamic Accounting, Faculty of Islamic Economics and Business, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis laporan keuangan memberikan manfaat kebanyak pihak yang terkait terbagi dalam dua kelompok yaitu pihak internal dan eksternal. Bagi pihak internal laporan keuangan memberikan informasi yang digunakan dalam pengambilan keputusan, evaluasi usaha yang sedang berjalan, melakukan budgeting kontrol, dan bagi pihak eksternal pentingnya menganalisis laporan keuangan merupakan investor atau owner berkepentingan dengan informasi yang berhubungan dengan resiko yang terkait dengan investasi modal, pihak yang memberi pinjaman berkepentingan dengan informasi yang menunjukkan kemampuan perusahaan membayar hutang beserta bunga dengan tepat waktu. Laporan keuangan dapat membantu mereka untuk menentukan besar plafon, bunga dan jangka waktu yang diberikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan PT. Taspen KCU Medan yang diukur dengan rasio aktivitas perusahaan serta mengetahui dan menganalisis faktor penyebab terjadinya penurunan perputaran aktiva dan penurunan perputaran piutang. Berdasarkan hasil penelitian bahwa kinerja keuangan PT. Taspen KCU Medan yang diukur dengan rasio aktivitas secara umum cenderung mengalami peningkatan. Dilihat dari rasio perputaran piutang, dimana dari tahun 2017 sampai 2020 dikatakan baik karena berada di atas standart rata-rata industri sebesar 24% (0,24). Sedangkan pada rasio perputaran aset, dimana dari tahun 2017 sampai 2020 dikatakan baik karena berada diatas standart rata-rata industri sebesar 10% (0,10). Kata Kunci : Rasio Perputaran Piutang, Rasio Perputaran Aset dan Kinerja Keuangan