Nikmah, Firda Musfirotun
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Biaya Volume Laba dalam Perencanaan Laba Jangka Pendek Rakhmawati, Ita; Nikmah, Firda Musfirotun
Journal of Islamic Accounting Competency Vol. 2 No. 2 (2022): J-ISACC (Journal Of Islamic Accounting Competency)
Publisher : Prodi Akuntansi Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/jisacc.v2i2.1087

Abstract

Profit planning merupakan salah satu kegiatan utama untuk menentukan target laba jangka pendek bagi sebuah perusahaan. Salah satu pendekatan utama yang digunakan dalam menyusun profit planning adalah melalui analisis BVL (Biaya, Volume dan Laba). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara variabel volume penjualan, biaya produksi dan laba yang diperoleh perusahaan untuk menentukan target laba yang ditentukan. Penelitian ini dilaksanakan pada UMKM Konveksi D.Sartika Kudus. Penelitian menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan manajemen perusahaan dan sekaligus observasi lapangan. Data sekunder diperoleh dari data catatan yang dihasilkan oleh perusahaan. Analisis data menggunakan pendekatan analisis deskriptif kuantitatif berupa analisis CVP (Cost, Volume and Profit), analisis break event point, analisis margin contribution dan analisis margin of safety. Hasil penelitian menunjukkan bahwa marjin kontribusi rata-rata sebesar Rp. 7.431.587,00 dengan  rasio marjin kontribusi sebesar 0,20% mengidentifikasi besarnya persentase pendapatan yang diperoleh untuk menutup biaya tetap. Titik impas yang harus dicapai perusahaan adalah sebesar 423 unit atau sebesar  Rp. 10.425.120,00. Dengan demikian, perusahaan harus dapat menjual di atas titik tersebut jika menginginkan target keuntungan.  Sedangkan besarnya marjin of safety rata-rata sebesar Rp. 24.272.379,00 atau sebesar 66,22%.  Nilai yang didapat lebih dari rata-rata menunjukkan besarnya titik aman sebelum perusahaan mengalami kerugian potensi kerugian.