Pelajaran Bahasa Indonesia khususnya dalam analisis cerpen, merupakan aspek penting untuk mengembangkan kemampuan apresiasi sastra siswa. Namun dalam kenyataannya di kelas VIII SMP Negeri 5 Sindangbarang menunjukkan bahwa banyak siswa mengalami kesulitan memahami unsur-unsur sebuah cerpen. Hal ini terlihat dari rendahnya partisipasi siswa dalam pembelajaran dan nilai tugas kurang memuaskan yang disebabkan oleh metode ceramah yang monoton dan kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan kemampuan siswa terhadap ulasan sebuah cerpen melalui penerapan metode diskusi kelompok. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi keterampilan berdiskusi, hasil tes lisan dan tertulis, serta penilaian kerja kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa, yang tercermin dari kemampuan mereka mengidentifikasi dan menganalisis unsur-unsur intrinsik cerpen seperti tokoh, alur, latar, tema, sudut pandang, dan amanat. Selain itu, keterampilan berbicara dan kerja sama antar siswa juga mengalami perbaikan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran yang interaktif, seperti diskusi kelompok, dapat meningkatkan keterlibatan, motivasi, serta hasil belajar siswa dalam pembelajaran sastra. Oleh karena itu, guru disarankan untuk lebih sering menggunakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa guna menciptakan suasana belajar yang aktif dan bermakna.