Ghoni Asror, Abdul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kemampuan Literasi Matematika Siswa dengan Model PBL Berbantuan Google Classroom Ervinayanti, Sevty; Mayasari, Novi; Ghoni Asror, Abdul
Galois: Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 2 No 1 (2023): Galois : Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Tadris Matematika Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/gjppm.v2i1.4173

Abstract

This study aims to describe students’ mathematical literacy abilities with the problem based learning model assisted by Google Classroom through classically and the improvement of students in the upper, middle and lower groups as well as the types of students errors in working on questions on Cartesian Coordinate material. This research method is descriptive qualitative with data collection namely observation, tests and interviews. The population of this study were students of class VIII-A of MTs Salafiyah Syafi’iyah Sukosewu with 3 subjects, namely the upper, middle and lower groups. The results of this study indicate that students with the Google Classroom assisted problem based learning model complete classically and there is an increase with the average value of the whole group, namely 70, the mathematical literacy ability of students in the upper group, namely being able to answer 4 out of 5 questions and students make mistakes in transforming problems, middle group students could answer 4 of 5 questions and students made mistakes in processing skills and lower group students could answer 2 of 5 questions and students made mistakes in understanding the problem, processing skills and writing answers. This study can be solved in accordance with the research objectives and the evidence that has been presented in the research result. ABSTRAK Penelitin ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa dengan model problem based learning berbantuan Google Classroom tuntas secara klasikal dan peningkatan siswa kelompok atas, tengah dan bawah serta jenis kesalahan siswa dalam mengerjakan soal pada materi Koordinat Kartesius. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data yaitu observasi, tes dan wawancara. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII-A MTs Salafiyah Syafi’iyah Sukosewu dengan 3 subjek yaitu kelompok atas, tengah dan bawah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan model problem based learning berbantuan Google Classroom tuntas secara klasikal dan ada peningkatan dengan nilai rata-rata keseluruhan kelompok yaitu 70, kemampuan literasi matematika siswa kelompok atas yaitu dapat menjawab 4 dari 5 soal dan siswa melakukan kesalahan transformasi masalah, siswa kelompok tengah dapat menjawab 4 dari 5 soal dan siswa melakukan kesalahan ketrampilan proses dan siswa kelompok bawah dapat menjawab 2 dari 5 soal dan siswa melakukan kesalahan memahami masalah, ketrampilan proses dan penulisan jawaban. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dari masing-masing masalah dapat diselesaikan sesuai dengan tujuan penelitian serta bukti yang sudah dipaparkan pada hasil penelitian.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Materi SPLTV dengan Model Pembelajaran Polya Ditinjau dari Gender Dwi Safitri, Ristya; Mayasari, Novi; Ghoni Asror, Abdul
Galois: Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2023): Galois : Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Tadris Matematika Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/gjppm.v2i2.4174

Abstract

This study aims to describe problem solving abilities and factors that influence students’ problem solving abilities in the material of the three variable linier equation system (SPLTV) class X at SMK Dirgahayu Kedungade. The method in this study is qualitative using a descriptive qualitative approach. The population of this study were students of class X TSM and MP2 at SMK Dirgahayu Kedungadem and subjects in this study were 4 studenst, namely 2 male students and 2 female studenst in the higt and low categories. Data collection using the method of observation, written tests, and interviews. Data analysis techniques performed are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The result of the study showed that subjects in the higt category were able to understand and solve all the problems in the questions, even though the male subjects did not write the entire way or steps to do it. Subjects with a low category are less able to understand existing problems and are less precise in solving problems that exist in the questions, and subjects find it difficult to work on them. Factors that affect students’ problem solving abilities are the lack of interest in learning in students, embarrassment when asking questions when they do not understand the material presented, and the lack of effort to try to solve a given problem. In conclusion, female students in the high category were superior to male students in the high category, while female students in the low category and male students in the low category were the same for both. This is because there are several factors, namely, the lack of interest in learning in students which often occurs in male students, the embarrassment of asking questions when they do not understand the material which often occurs in female students, and the lack of effort or laziness to try solve a problem that given often occurs to both men and women. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah dan faktor yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi sistem persamaan linier tiga variabel (SPLTV) kelas X SMK Dirgahayu Kedungadem. Metode pada penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X TSM dan MP2 SMK Dirgahayu Kedungadem dan subjek pada penelitian ini adalah 4 siswa yaitu, 2 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan dengan kategori tinggi dan rendah. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes tulis, dan wawancara. Teknik analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian, subjek dengan kategori tinggi mampu memahami dan menyelesaikan semua masalah yang ada pada soal, walaupun subjek laki-laki tidak menulis secara keseluruhan cara atau langkah-langkah pengerjaannya. Subjek dengan kategori rendah kurang mampu dalam memahami masalah yang ada dan kurang tepat dalam menyelesaikan masalah yang ada pada soal, serta subjek merasa kesulitan dalam pengerjaannya. Faktor yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah siswa adalah kurangnya minat belajar dalam diri siswa, malu bertanya saat kurang paham terhadap materi yang disampaikan, dan kurang adanya usaha untuk mencoba menyelesaikan suatu masalah yang diberikan. Kesimpulannya siswa perempuan kategori tinggi lebih unggul dibandingkan dengan siswa laki-laki dengan kategori tinggi, sedangkan siswa perempuan kategori rendah dan siswa laki-laki kategori rendah sama saja untuk keduanya. Hal ini disebabkan karena ada beberapa faktor yaitu, kurang adanya minat belajar dalam diri siswa yang sering terjadi pada siswa laki-laki, malu bertanya saat kurang memahami materi yang sering terjadi pada siswa perempuan, dan kurang adanya usaha atau malas untuk mencba menyelesaikan suatu masalah yang diberikan sering terjadi pada keduanya baik laki-laki maupun perempuan.