Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perioperative Mortality after Radical Surgery Management of Patient with Lung Cancer: A Systematic Review Rabbani PASA, PPT Muhammad
Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v2i2.70

Abstract

Kematian perioperatif adalah istilah yang menggambarkan tingkat kematian yang terjadi pada individu sebelum atau setelah operasi. Tingkat kelangsungan hidup pasien sering dipengaruhi oleh keadaan perioperatif, termasuk faktor-faktor seperti penanganan anestesi dan prosedur bedah.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kematian perioperatif dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta untuk memahami tingkat komplikasi pasca operasi dalam konteks reseksi paru dini atau setelah kemoterapi. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk membandingkan hasil perioperatif antara pembedahan setelah terapi neoadjuvan dan setelah kemoterapi atau reseksi dini. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan tinjauan sistematis yang menggunakan empat database yaitu PubMed, Google Scholar Cochrane, dan Proquest untuk mencari artikel-artikel terkait. Data dari artikel-artikel yang relevan dievaluasi dan disintesis untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang tingkat kematian perioperatif dan komplikasi pasca operasi. Dari analisis terhadap 485.850 pasien yang menjalani operasi, sebanyak 4.038 individu atau 0,7% mengalami kematian perioperatif. Penyebab kematian yang paling umum adalah kesalahan anestesi, faktor kesalahan pembedahan, dan penyakit penyerta pada pasien. Hasil dan tinjauan literatur juga menunjukkan bahwa angka kematian pada hari ke-30 dan ke-90 masing-masing adalah 0% dan 2,7%. Tingkat komplikasi pasca operasi sebanding dengan reseksi paru dini atau setelah kemoterapi.Pembedahan setelah terapi neoadjuvan secara keseluruhan aman dan efektif, dan memberikan hasil perioperatif yang serupa dengan pembedahan setelah kemoterapi atau reseksi dini. Temuan ini menyoroti pentingnya penanganan anestesi yang hati-hati dan prosedur bedah yang cermat dalam meminimalkan risiko kematian perioperatif, serta menegaskan keamanan dan efektivitas pembedahan setelah terapi neoadjuvan dalam konteks reseksi paru.