Ramadhani, Andi Dindha Batari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kepatuhan Pembayaran Iuran Peserta BPJS Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dalam Pemanfaatan Layanan Kesehatan di Kelurahan Bosso Tahun 2023: Analysis of Contribution Payment Compliance of Non-Recipient Wage BPJS Participants (PBPU) in Utilizing Health Services in Bosso Village in 2023 Multazam, Andi Muhammad; Ramadhani, Andi Dindha Batari; Idris, Fairus Prihatin
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 5 No. 2 (2024): JULY-DECEMBER
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v5i2.1693

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia dijalankan oleh BPJS Kesehatan, bertujuan meningkatkan kesadaran hidup sehat. Namun, masih terdapat tantangan dalam kepatuhan membayar iuran, terutama pada peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Berdasarkan data BPJS Kesehatan pertanggal 30 Juni 2023 tercatat sebanyak 257.375.800 jiwa telah menjadi peserta BPJS Kesehatan dan sekitar 12,13% merupakan peserta kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Kecamatan Walenrang Utara memiliki 1 Kelurahan dan 10 Desa. Dari data sekunder yang diperoleh menunjukkan bahwa dari 4.511 jiwa Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang terdaftar di Kecamatan Walenrang Utara, peserta terbanyak ada di Kelurahan Bosso dengan total peserta sebanyak 774 jiwa. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh faktor social structure, health beliefs, dan perceived dengan kepatuhan pembayaran iuran peserta BPJS Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dalam pemanfaatan layanan kesehatan di Kelurahan Bosso. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional. Total sampel adalah 110 responden. Hasil: Ada pengaruh yang signifikan social structure, health beliefs, dan perceived terhadap kepatuhan pembayaran iuran BPJS bagi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dengan nilai P sebesar 0,000 < α (0,05), serta variabel yang paling dominan memiliki pengaruh adalah health beliefs dengan nilai P < 0,25. Saran: Pihak BPJS Kesehatan perlu melakukan pendekatan komunikatif yang lebih efektif dengan peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), terutama dalam menggali dan memahami kebutuhan masyarakat serta memberikan informasi yang lebih jelas dan komprehensif tentang pentingnya kepatuhan pembayaran iuran. ABSTRACT Background: The National Health Insurance (JKN) program in Indonesia, run by BPJS Kesehatan, aims to increase awareness of healthy living. However, there are still challenges in compliance with paying contributions, especially for Non-Recipient Workers (PBPU) participants. Based on BPJS Health data dated June 30, 2023, there were 257,375,800 people who had become BPJS Health participants and around 12.13% were Non-Recipient Workers (PBPU) category participants. North Walenrang Sub-district has 1 Kelurahan and 10 Villages. From the secondary data obtained, it shows that of the 4,511 Non-Recipient Wage Worker (PBPU) participants registered in North Walenrang Sub-district, the most participants are in Bosso Village with a total of 774 participants. Objective: To analyze the influence of social structure, health beliefs, and perceived factors with compliance with payment of contributions for BPJS Non-Recipient Workers (PBPU) participants in utilizing health services in Bosso Village. Method: This study is a quantitative study with a cross sectional design approach. The total sample was 110 respondents. Results: There is a significant influence of social structure, health beliefs, and perceived on compliance with payment of BPJS contributions for Non-Recipient Workers (PBPU) participants with a P value of 0.000 < α (0.05), and the most dominant variable that has an influence is health beliefs with a P value < 0.25. Suggestion: BPJS Kesehatan needs to take a more effective communicative approach with Non-Recipient Wage Worker (PBPU) participants, especially in exploring and understanding the needs of the community and providing clearer and more comprehensive information about the importance of contribution payment compliance.