Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBELAJARAN MATEMATIKA DALAM KURIKULUM MERDEKA DAPAT DITINGKATKAN DENGAN MENERAPKAN MODEL DISCOVERY LEARNING Wati, Silfa Diana; M, Nendi Alfiyatul; Syamsuddin
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 3 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v3i1.105

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi implementasi model problem solving dalam pengajaran matematika dalam kurikulum mandiri. Merdeka Belajar, sebuah program kebijakan yang diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, menekankan pentingnya para pendidik mengadopsi kebebasan berpikir sebelum menyampaikan pengetahuan kepada siswa. Dalam kurikulum mandiri, model problem solving menjadi pendekatan berkualitas dalam pendidikan matematika. Metode ini melibatkan interaksi aktif dan mandiri dengan materi untuk memperoleh pemahaman menyeluruh dan menarik kesimpulan. Penelitian ini menggunakan metode atau pendekatan kualitatif, dengan fokus pada pengumpulan data dalam bentuk informasi teks.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR PBL–STEM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS PADA MATERI STATISTIKA wati, silfa diana; Diana wati, Silfa; wahyu lestari; Zaif Zairozie, Athar zaif zairozie
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 7 No 1 (2026): Vol. 7 No. 1 (2025): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/t6x3xq22

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan perangkat pembelajaran berupa modul ajar yang menggabungkan pendekatan pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan STEM. Modul ini pum disertai Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) sebagai pendukung, dengan harapan dapat membantu memperkuat keterampilan literasi matematika siswa, terutama dalam topik statistika. Proses pengembangannya mengacu pada model 4-D, Penelitian ini tidak mencakup seluruh tahapan yang ada namun hanya difokuskan pada tiga tahap utama, yaitu define, design, dan develop. Hasil yang diperoleh menandakan bahwa modul ajar yang sudah dikembangkan memenuhi kriteria kualitas yang baik. Dari sisi validitas, penilaian para ahli menghasilkan skor rata-rata 4,32 yang tergolong dalam kategori sangat valid. Pada segi kepraktisan, siswa memberikan respons positif dengan rata-rata 4,05 (kategori praktis), sedangkan guru memberikan penilaian sebesar 4,28 yang masuk kategori sangat praktis. Tidak hanya itu, efektivitas perangkat ini juga terlihat dari peningkatan kemampuan literasi matematis siswa. Hal ini ditunjukkan dengan membandingkan nilai pretest dan posttest yang mengalami kenaikan, serta nilai N-Gain sebesar 0,77 yang tergolong tinggi. Oleh karena itu, bisa disimpulkan bahwa alat bantu pembelajaran berbasis PBL–STEM ini layak digunakan karena sudah terbukti valid, praktis, serta efektif untuk mendukung peningkatan kemampuan literasi matematis siswa.