Yani, Ulfi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DINASTI POLITIK DALAM KEPEMERINTAHAN DESA TANGKIT BARU KECEMATAN SUNGAI GELAM KABUPATEN MUARA JAMBI Yani, Ulfi; Nurul Fiqhi Ramadani, Andi; Yolmandaric, Tetri
JISIP UNJA (Jurnal Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Jambi) Volume 4 Nomor 2 (2020)
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Fakultas Hukum Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.42 KB) | DOI: 10.22437/jisipunja.v4i2.20938

Abstract

Dinasti politik merupakan suatu proses regenerasi kekuasaan bagi kepentingan golongan elit politik yang bertujuan untuk mempertahankan kekuasaan dengan cara menempatkan keluarga atau kerabatnya pada posisi tertentu dalam bidang pemerintahan. Salah satu praktek dinasti politik yang sedang berjalan saat ini   dijumpai di Desa Tangkit Baru, dimana telah terjadi upaya mempertahankan kekuasaan oleh keluarga kepala desa. Dinasti politik yang dimaksud dalam penelitian ini adalah praktek dinasti politik yang secara regenerasi yaitu peralihan kekuasaan secara turun temurun tanpa jeda dalam beberapa periode kepemimpinan. Faktor bertahannya kekuasaan yang terjadi di Desa Tangkit Baru yaitu faktor hubungan persaudaraan dimana mayoritas Masyarakat di Desa Tangkit Baru merupakan suku bugis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk dinasti politik dalam kepemimpinan di desa Tangkit Baru Kabupaten Muaro Jambi, mengetahui faktor-faktor apa saja yang memicu terjadinya dinasti politik dalam pemerintahan desa Tangkit Baru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualiatif dengan Hasil penelitian ini secara Finansial, memiliki modal sosial seperti jaringan yang kuat dikalangan masyarakat sehingga mendapatkan dukungan dari masyarakat, memiliki modal simbolik yaitu suku bugis dimana dalam desa tersebut suku bugis dikenal sebagai suku penguasa karena suku mayoritas di dominasi oleh suku bugis sehingga jika dibandingkan dengan suku lain sangat jauh kalah jumlahnya dengan suku bugis.