Penelitian ini dilakukan di SDN Tanah Kali Kedinding 1/251 Surabaya untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar siswa kelas 4, yang meliputi kemampuan berlari, melompat, dan melempar. Ditemukan bahwa beberapa siswa belum optimal dalam keterampilan ini, sering merasa cepat lelah, dan kurang antusias dalam pembelajaran jasmani. Penelitian ini berfokus pada kelas 4 karena siswa pada usia ini cenderung lebih tertarik pada aktivitas bermain dan mulai memahami aturan permainan. Dengan menerapkan permainan kecil dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), diharapkan proses pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan efektif. Penelitian ini menggunakan desain True Experimental dengan metode Cluster Random Sampling Pretest-Posttest. Analisis data dengan SPSS menunjukkan bahwa penerapan permainan kecil iv secara signifikan meningkatkan keterampilan motorik kasar siswa kelas 4. Uji normalitas menunjukkan data awal signifikan dengan nilai 0,200. Uji paired sample t-test menghasilkan signifikansi 0,000, menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Uji Independent Sample T-Test juga menunjukkan perbedaan signifikan secara statistik antara dua kelompok sampel dengan nilai Sig. 2-tailed sebesar 0,000. Hasil uji N-Gain menunjukkan peningkatan yang signifikan kelompok eksperimen yang mencapai nilai 0,9 dikategorikan sebagai kategori tinggi, sedangkan kelompok kontrol yang mencapai nilai 0,4 masuk ke dalam kategori sedang. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan permainan kecil dalam pembelajaran PJOK secara signifikan meningkatkan keterampilan motorik kasar siswa, Guru PJOK disarankan untuk terus mengembangkan permainan kecil yang beragam agar siswa tidak merasa bosan dan menarik untuk mengikuti pelajaran. Hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan bagi sekolah lain dalam upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran PJOK.